
SORONG.COM, TEMINABUAN - Keluarga dianggap sebagai tempat pertama bagi anak dalam membentuk kepribadian, disiplin, serta kebiasaan sehari-hari di tengah tantangan yang ada di era digital saat ini.
Pesan tersebut disampaikan dalam Seminar Parenting dan Pendidikan Karakter Anak di Taman Kanak-Kanak Negeri Keyen, Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, Senin (18/5/2026).
Kegiatan ini diadakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sorong Selatan, yang dihadiri oleh para orang tua siswa, tenaga pendidik, siswa, serta anggota dari berbagai organisasi perempuan di kawasan tersebut.
Acara seminar diadakan sebagai langkah untuk meningkatkan keterampilan para orang tua dalam mengasuh anak usia dini di tengah kemajuan teknologi dan perubahan sosial yang semakin pesat.
Kepala DWP Kabupaten Sorong Selatan Dewi Nurrul Chatimah Heremba menyampaikan, pembentukan karakter menjadi hal yang sangat penting untuk dikembangkan bersama oleh keluarga, sekolah, dan masyarakat.
"Kesuksesan pendidikan tidak hanya diukur dari hasil akademik, tetapi juga dari sikap disiplin, tanggung jawab, etika, serta kemampuan anak dalam menghargai sesama dan lingkungan sekitarnya," katanya.
Hadir sebagai narasumber, Pengawas Madya/Korwas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sorong Selatan Muliyadi Daud Watak.
Pada penyampaiannya, Muliyadi menjelaskan bahwa karakter merupakan dasar utama kepribadian anak yang menentukan cara anak berinteraksi, mengambil keputusan, serta menghadapi tantangan dalam kehidupan.
Orang tua diharapkan menjadi contoh yang baik, memberikan perhatian, kasih sayang, serta komunikasi yang positif dalam lingkungan keluarga.
Gaya pengasuhan yang dilakukan orang tua akan membentuk kepribadian dan kebiasaan anak sejak usia muda.
"Anak belajar melalui teladan orang tua," kata Mulyadi.
Peserta yang sebagian besar adalah ibu-ibu tampak antusias mengikuti seminar dan aktif berpartisipasi dalam diskusi mengenai tantangan dalam mendidik anak.
Mereka diberikan contoh komunikasi yang baik antara orang tua dan anak, metode membangun disiplin tanpa menggunakan kekerasan, serta kebiasaan mengembangkan sikap tanggung jawab dan rasa hormat sejak usia muda.
Wakil II Sekretaris Daerah Kabupaten Sorong Selatan Yohan Hendrik Kokurule dalam pidatinya mengusulkan agar pada masa mendatang, para ayah juga turut serta dalam kegiatan serupa sehingga pembentukan karakter anak dapat dilakukan bersama-sama dalam lingkungan keluarga.
"Para ayah juga seharusnya ikut mengikuti seminar semacam ini, karena pendidikan karakter anak merupakan tanggung jawab bersama, yang dibentuk dalam lingkungan keluarga," katanya.
Melalui kegiatan ini, DWP Kabupaten Sorong Selatan berharap kemitraan antara keluarga, sekolah, dan masyarakat semakin erat dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter yang baik.(sorong.com/astri)