Ringkasan Berita:
- Perusahaan Umum (BUMN) PT Berdikari berupaya mempercepat pelaksanaan program Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT).
- Program ini merupakan bagian dari penguatan kemandirian pangan nasional yang berlandaskan sektor peternakan.
- Kegiatan diskusi lintas sektor diadakan dengan melibatkan pihak industri, akademisi, serta lembaga penelitian peternakan.
NEWS.COM, JAKARTA— Banyak perusahaan milik negara mengikuti petunjuk Presiden Prabowo Subianto dalam upaya mempercepat tercapainya kemandirian pangan nasional dengan memperkuat sektor peternakan dan rantai produksi yang lebih lanjut.
Salah satu perusahaan, PT Berdikari, mendukung pelaku industri peternakan nasional dalam mempercepat proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT), yang dianggap sebagai salah satu proyek prioritas nasional dalam penguatan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Program tersebut berada di bawah pengawasan pemerintah melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan ditempatkan sebagai bagian dari penguatan ekosistem pangan nasional mulai dari hulu hingga hilir.
Konsolidasi lintas ekosistem peternakan
Untuk mempercepat pelaksanaan program, PT Berdikari mengadakan Diskusi Kelompok Fokus (FGD) bersama para pelaku industri peternakan, akademisi, lembaga penelitian, serta pihak terkait lainnya.
Forum diskusi ini menjadi wadah konsolidasi antara pemerintah, akademisi, lembaga penelitian, dan pelaku peternakan dalam menyusun gagasan strategis untuk memperkuat hilirisasi sebagai arah perkembangan baru sektor peternakan nasional.
Kepala Perusahaan PT Berdikari, Maryadi, menekankan perlunya kerja sama antar sektor dalam mendorong inovasi pengembangan proyek tersebut.
"Kami membuka inovasi kerja sama untuk mengembangkan atau merancang proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi agar tercapai sesuai harapan kita semua," kata Maryadi dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (10/5/2026).
Maryadi menegaskan bahwa pendekatan kerja sama diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang praktis dalam pengembangan program HAT.
Ia mengatakan bahwa kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, akademisi, serta peternak masyarakat merupakan komponen penting dalam memperkuat kemandirian pangan nasional.
“Kami sebagai perusahaan berbahagia dapat memberikan bantuan kepada masyarakat, khususnya peternak swasta maupun negara, sehingga bisa bekerja sama dengan seluruh pihak terkait,” tutupnya.
Peningkatan sektor industri dan arah kebijakan
Pengembangan ayam terintegrasi dianggap sebagai bagian dari perubahan industri peternakan nasional menuju sistem yang lebih terkait, mulai dari produksi hingga penyaluran.
Program ini juga dikenal sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi rantai pasok makanan, menaikkan nilai tambah, serta memperkuat daya saing sektor peternakan dalam negeri.
Di tengah kebijakan, program HAT juga dianggap sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian pangan nasional yang melibatkan berbagai sektor penting.