Laporan: UEA Rahasiakan Serangan ke Iran -->

Laporan: UEA Rahasiakan Serangan ke Iran

12 Mei 2026, Selasa, Mei 12, 2026

bengkalispos.com.CO.ID, TEHERAN -- Arab Saudi secara diam-diam melakukan serangan militer terhadap Iran. Seperti yang dilaporkanThe Wall Street Journalyang mengungkapkan peran Abu Dhabi sebagai negara yang aktif terlibat dalam perang Israel-AS yang telah melanda kawasan tersebut.

Sumber-sumber yang mengetahui isu ini memberi tahu surat kabar tersebut bahwa pasukan Uni Emir Arab Bersatu menargetkan kilang minyak di Pulau Lavan Iran di Teluk Persia pada awal April.

UEA belum secara resmi mengakui tindakan tersebut. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kebakaran besar dan mengganggu sebagian besar kemampuan fasilitas tersebut selama beberapa bulan.

Laporan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan di Abu Dhabi ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan gencatan senjata setelah serangan udara selama lima minggu.

Berdasarkan laporan tersebut, Iran menyebut kejadian itu sebagai tindakan serangan dari musuh dan meresponsnya dengan rangkaian serangan rudal dan drone terhadap Uni Emirat Arab serta Kuwait.

 

Sejak saat itu, Teheran telah mengalihkan sebagian besar kemampuan tembakannya ke Emirat, melepaskan lebih dari 2.800 peluru - jauh melampaui serangan terhadap negara lain, termasuk Israel.

Skala respons tersebut menggoyang perekonomian Uni Emirat Arab, mengganggu lalu lintas penerbangan, merusak pendapatan pariwisata, serta menggoncang pasar propertinya.

Perusahaan-perusahaan telah mengumumkan penghentian sementara dan pemutusan hubungan kerja akibat dampak negatif yang menyebar ke berbagai sektor utama.

Lebih dari 120 miliar dolar telah hilang dari nilai pasar di bursa saham Dubai dan Abu Dhabi sampai akhir bulan April. Lebih dari 18.400 penerbangan telah dibatalkan.

Laporan tersebut menyatakan bahwa Washington secara diam-diam memberikan dukungan terhadap keterlibatan Abu Dhabi, memperkuat pandangan bahwa Uni Emirat Arab bekerja sejalan dengan tujuan militer Amerika Serikat dan Israel.

Poros Israel-AS-UEA 

Kesejajaran ini menunjukkan poros yang semakin kuat antara Uni Emirat Arab dan Amerika Serikat-Israel.

UEA telah menjadi salah satu negara Teluk yang paling bersikap keras, menjaga keterlibatan militer yang kuat dengan Amerika Serikat dan Israel sepanjang konflik.

Sikap tersebut telah menggeser Uni Emirat Arab ke posisi paling rentan, meskipun telah lama dilakukan upaya oleh kerajaan-kerajaan Teluk untuk menjaga keseimbangan hubungan dengan Iran.

Dilansir MEE,kemunculan dugaan keterlibatan Uni Emirat Arab mulai muncul pada pertengahan Maret setelah adanya rekaman yang menunjukkan pesawat tempur asing di atas wilayah Iran yang tidak sesuai dengan pesawat milik Israel atau Amerika Serikat.

Sekitar waktu yang sama, Middle East Eyemelaporkan bahwa Iran dilaporkan menghancurkan pesawat tanpa awak Wing Loong II buatan Tiongkok di dekat Shiraz, yang memicu para analis untuk meragukan apakah negara-negara Teluk, termasuk Arab Saudi atau Uni Emirat Arab, telah memasuki operasi ofensif.

Menurut Wall Street Journal,Iran mengingatkan Arab Saudi dan Oman bahwa mereka akan "menyerang secara luas" Uni Emirat Arab sebagai balasan terhadap konflik Israel-AS terhadap Republik Islam.

Tegangan antara Uni Emirat Arab dan Arab Saudi sebenarnya telah meningkat selama bertahun-tahun dan tampaknya semakin memburuk.

Keluar UEA dari OPEC belakangan ini semakin memperkuat ketegangan dengan Riyadh, menunjukkan bahwa persaingan antara kekuatan-kekuatan Teluk lebih dalam daripada sekadar memperkuat persatuan dalam perang melawan Iran.

TerPopuler