bengkalispos.com–Turnamen bulu tangkis Thailand Open 2026 secara resmi dimulai pada Selasa (12/5) di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand. Kompetisi kelas BWF World Tour ini langsung menampilkan pertarungan para wakil Indonesia yang bertanding sejak babak awal.
Delapan atlet Merah Putih dijadwalkan bertanding pada hari pertama kompetisi. Mereka berasal dari berbagai cabang olahraga, mulai dari tunggal putra, tunggal putri, hingga ganda putra dan ganda putri.
Kehadiran atlet Indonesia dalam Thailand Open 2026 mendapat perhatian khusus. Selain menjadi ajang memperebutkan poin peringkat BWF, kejuaraan ini juga penting dalam menjaga konsistensi penampilan setelah rangkaian pertandingan Thomas Cup dan Uber Cup beberapa waktu lalu.
Salah satu pasangan yang paling ditunggu tampilannya adalah Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari di nomor ganda putri. Kombinasi ini akan menghadapi pasangan dari Chinese Taipei, Yi En Hsieh/Teng Chun Hsun, dalam pertandingan yang digelar di Lapangan 2 mulai pukul 17.00 WIB.
Apriyani kembali mendapat perhatian dari penggemar bulu tangkis Indonesia setelah secara perlahan menemukan ritme terbaiknya dalam bermain. Bersama Lanny, mereka diharapkan mampu melaju jauh dan meraih hasil yang baik dari Bangkok.
Selain Apriyani/Lanny, cabang ganda putra juga mengirimkan beberapa pasangan unggulan. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin akan menghadapi pasangan Chinese Taipei Lai Po Yu/Tsai Fu Cheng. Pertandingan ini juga diselenggarakan di Lapangan 2.
Di sisi lain, pasangan Bagas Maulana/Muhammad Putra Erwiansyah akan menghadapi pertandingan sulit sejak awal kompetisi. Mereka harus melawan unggulan pertama dari India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.
Laga ini diperkirakan berjalan ketat karena pasangan India dianggap sebagai salah satu ganda putra yang paling stabil di tingkat dunia dalam beberapa musim terakhir.
Indonesia memiliki harapan besar kepada Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat yang tampil di Lapangan 3 pada sesi sore. Pasangan unggulan kedelapan ini akan menghadapi atlet Malaysia, Chia Weijie/Teo Ee Yi.
Dari sektor tunggal, Indonesia mengirimkan pemain-pemain muda yang berusaha menarik perhatian. Thalita Ramadhani Wiryawan akan menghadapi atlet Myanmar, Thet Htar Thuzar, sedangkan Muhamad Yusuf akan bertemu dengan pebulu tangkis Chinese Taipei, Liao Jhuo-Fu.
Di sektor tunggal putri, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi juga direncanakan tampil menghadapi Pai Yu Po dari Chinese Taipei.
Di sisi lain, pasangan muda Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine akan menghadapi unggulan ketujuh dari Malaysia, Ong Xin Yee/Carmen Ting, dalam pertandingan siang hari.
Thailand Open merupakan salah satu turnamen yang memiliki sejarah panjang dalam kalender BWF. Turnamen ini pertama kali diadakan pada tahun 1984 dan secara rutin menyajikan persaingan sengit antara negara-negara kuat bulu tangkis dunia.
Tiongkok masih menjadi negara yang memiliki jumlah gelar terbanyak dalam sejarah Thailand Open, yaitu sebanyak 63 gelar. Indonesia berada di urutan selanjutnya dengan perolehan 38 gelar.
Penghargaan juara terakhir yang diraih Indonesia dalam Thailand Open terjadi pada tahun 2020 melalui pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di kategori ganda putri. Kini, masyarakat Indonesia berharap para atlet Merah Putih dapat kembali menunjukkan prestasi yang mengesankan di Bangkok.
Semua pertandingan Thailand Open 2026 bisa ditonton melalui layananlink live streaming: https://m.vidio.com/categories/badminton.
Para penggemar bulu tangkis Indonesia dipastikan kembali menyaksikan pertandingan yang menarik sejak hari pertama penyelenggaraan turnamen. Dengan gabungan pemain senior dan bakat muda yang dibawa ke Bangkok, peluang Indonesia untuk mencapai jarak yang jauh masih terbuka lebar. Konsistensi dalam bermain serta kesiapan mental akan menjadi faktor penting dalam menghadapi persaingan ketat di Thailand Open 2026.