Pembunuhan di Kebumen: Suami Bawa Istri ke Rumah Sakit Usai Habisi Nyawa Keluarga -->

Pembunuhan di Kebumen: Suami Bawa Istri ke Rumah Sakit Usai Habisi Nyawa Keluarga

12 Mei 2026, Selasa, Mei 12, 2026
Ringkasan Berita:
  • Peristiwa kekerasan berat terjadi di Desa Jogomulyo, Kebumen, di mana seorang pria dengan inisial Sugeng nekat membunuh istrinya dan mertuanya menggunakan pipa logam tidak lama setelah kembali dari bekerja jauh.
  • Perbuatan keji ini terungkap setelah tetangga mendengar teriakan korban dan menemukan para korban tergeletak berlumuran darah di dalam kamar.
  • Pelaku telah ditahan di Polres Kebumen dan menghadapi ancaman hukuman yang berat, sementara pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait motif di balik kejadian tersebut.

JATENG.COM, KEBUMEN - Tragedi penganiayaan maut terjadi di Desa Jogomulyo, Kebumen, di mana seorang pria bernama Sugeng (30) tega membunuh istri Ela Purwasih (33) dan mertuanya Painah (52) menggunakan pipa besi tak lama setelah pulang merantau.

Perbuatan keji ini terungkap setelah tetangga mendengar teriakan korban dan menemukan para korban tergeletak berlumuran darah di dalam kamar.

Pelaku telah diamankan di Polres Kebumen dan terancam hukuman berat sementara polisi masih mendalami motif di balik kejadian tersebut.

Kejadian mengerikan yang menyebabkan dua jiwa hilang terjadi pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 11.40.

Pelaku saat ini sedang ditahan di Polres Kebumen.

Keduanya sempat mendapat perawatan medis di RS Purbowangi sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Kepolisian Resor Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, pelaku melakukan kekerasan terhadap istrinya dan mertuanya sehingga menyebabkan luka berat.

"Pelaku melakukan kekerasan terhadap istrinya dan mertuanya yang mengakibatkan luka parah serta kematian," katanya.

Pelaku telah diamankan di Polres Kebumen untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui alasan dan urutan kejadian tersebut.

Sejumlah saksi telah dimintai keterangan.

Selain itu, petugas juga melakukan pengumpulan bukti di tempat kejadian.

Polres Kebumen mengungkapkan bahwa laporan lengkap mengenai kasus tersebut masih dalam tahap penyusunan.

Kesaksian Tetangga

Saksi sekaligus tetangga korban, Suparni (52) mendengar teriakan seseorang dari rumah tempat kejadian penganiayaan di rumah korban yang berada di Desa Jogomulyo, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen pada hari Selasa (12/5/2026) siang.

Suparni awalnya kaget mendengar suara seseorang berteriak meminta bantuan saat ia memberi makan kambing miliknya di dekat rumah setelah pulang dari pasar.

Rumah Suparni berjarak beberapa meter dari tempat kejadian penganiayaan yang mengakibatkan dua orang kehilangan nyawa.

"Terus-menerus memberi makan kambing, tiba-tiba terdengar suara orang berteriak," kata Suparni saat diwawancarai di rumah duka.

Ia kemudian meminta bantuan dari RT setempat untuk melakukan pemeriksaan, tetapi ketika tiba di rumah tersebut, tidak lagi terdengar teriakan.

Namun, Suparni yang masih penasaran mendengar suara tangisan dari dalam rumah dan memeriksa melalui celah pintu yang terbuka.

"Semua berada di kamar. Hanya ibunya (mertua) yang menangis. Sedangkan yang satunya (istri) sudah tidak mampu melakukan apa-apa," jelasnya.

Pelaku yang saat itu sedang memegang tubuh istrinya sempat meminta sesuatu kepada saksi.

Suparni segera keluar rumah mencari bantuan, dan akhirnya warga sekitar membantu mengangkat korban.

Ia menambahkan, adik korban, Imel Putri Cahyani (15) sedang mengambil anak korban Vrino (7) saat kejadian karena waktu pulang sekolah.

Diketahui Sugeng telah kembali dua hari lalu dari pengabdiannya di Kalimantan.

Suparni sebelumnya tidak mengetahui terjadinya perdebatan di rumah korban.

Barang Bukti

Petugas kepolisian menyita barang bukti berupa batang besi sepanjang 25 cm dari tempat kejadian penganiayaan yang mengakibatkan kematian di Desa Jogomulyo, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, pada hari Selasa (12/5/2026) siang.

Awalnya anggota Polsek Buayan menerima laporan dari perangkat desa setempat mengenai adanya kekerasan.

Setelah dilakukan pengecekan di lokasi, ditemukan dua korban yaitu istri, Ela Purwasih (33) dan mertua, Painah (52).

Kini polisi juga telah menahan tersangka pelaku yang merupakan suami korban, Sugeng (30) guna melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai motif penganiayaan tersebut.

Pengamatan di tempat kejadian, Inafis Polres Kebumen telah melakukan penggeledahan di lokasi kejadian.

Petakziah terlihat datang ke rumah duka sambil menunggu kedatangan jenazah.

Di sisi lain, penduduk setempat membantu mengangkat lantai di ruang tengah rumah korban yang masih terdapat bekas darah.

Kepala Sektor Polisi Buayan, Iptu Walali Saebani mengatakan, kedua korban telah dibawa ke rumah sakit setelah peristiwa tersebut terjadi.

Diketahui bahwa korban mertua dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.

Sementara itu, sang istri meninggal di rumah.

Petugas telah menyita beberapa barang bukti dari tempat kejadian, seperti kasur dan selimut yang berlumuran darah serta pipa kecil.

"Kira-kira 25 cm panjangnya, pipa besi," katanya.

Ia menyampaikan, polisi menangkap tersangka yang merupakan suami korban di rumah sakit saat ikut membantu membawa istri dan mertua ke fasilitas kesehatan tersebut.

"Setelah kita melakukan integrasi awal, pihak terkait mengakui," jelasnya.

Diketahui kedua korban mengalami luka pada bagian belakang kepala akibat terkena benturan benda tumpul.

Namun demikian, pihak kepolisian akan melakukan autopsi untuk menentukan penyebab kematian korban secara pasti.

Jenazah korban akan dikuburkan setelah proses otopsi selesai dilakukan di rumah sakit.

"Otopsi di Rumah Sakit Margono Purwokerto hari ini," katanya. (Ais)

TerPopuler