14 Makam di Kalteng Dibongkar: Rahasia Sarung Tangan dan Obat Batuk Terungkap -->

14 Makam di Kalteng Dibongkar: Rahasia Sarung Tangan dan Obat Batuk Terungkap

29 Jun 2026, Senin, Juni 29, 2026
14 Makam di Kalteng Dibongkar: Rahasia Sarung Tangan dan Obat Batuk Terungkap
Ringkasan Berita:
  • 14 kuburan di Barito, Kalteng ditemukan dalam keadaan rusak, kuburan tersebut terdiri dari 13 kuburan perempuan dan satu kuburan laki-laki.
  • Kepolisian Resor Barito Timur turun tangan untuk menyelidiki pelaku serta alasan di balik pembongkaran belasan makam tersebut.
  • Berdasarkan hasil pemeriksaan TKP, ditemukan barang bukti seperti sarung tangan berwarna hitam dan obat batuk.
 

NEWS.COM, BARITO TIMUR -Ada 14 makam di Tempat Pemakaman Kristen Protestan dan Advent, Desa Lebo, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, ditemukan dalam keadaan rusak akibat tindakan orang tak dikenal.

Kepolisian Resor Barito Timur dan Kepolisian Sektor Pematang Karau telah melakukan tindakan dengan menyelidiki pelaku serta alasan di balik pembongkaran belasan makam tersebut.

Kepala Humas Polres Barito Timur AKP Eko Sutrisno menyampaikan, dari 14 makam yang digali kembali, 13 di antaranya adalah makam wanita dan satu lainnya merupakan makam pria.

Selanjutnya, 13 makam yang diangkat dari pemakaman Kristen Protestan dengan nama-nama: Yuneti, Mimis, Tinah, Dewiani, Yusmine, Lusi Mahat, Sania, Diang Alu, Harunim, Liwei, Estina, Ruminah, dan Yuni Tawal. Sementara itu, di Makam Advent terdapat makam atas nama Basuni.

"Yang diduga menjadi sasaran pembongkaran makam tersebut kebanyakan adalah makam perempuan, karena saat olah TKP hanya ada satu makam laki-laki, dan itu pun hanya dugaan pembongkaran karena pada saat itu hanya terdapat satu makam yang dalam kondisi berlubang akibat galian, sedangkan makam lainnya sudah dalam keadaan tertutup," kata Eko dalam keterangannya, Minggu (28/6/2026).

Eko menyatakan bahwa hingga kini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap motif dari tindakan pembongkaran makam tersebut.

"Motif dugaan perusakan makam masih dalam proses penyelidikan oleh Unit Reskrim Polsek Pematang Karau," katanya.

Menurutnya, keluarga dari para almarhum belum mengetahui apakah ada barang yang hilang atau perubahan pada kondisi jenazah karena mereka tidak menginginkan makam dibongkar kembali atau dilakukan ekshumasi.

 

Polisi Menyita Sarung Tangan dan Obat Batuk

Petugas kepolisian telah melakukan penyelidikan di lokasi kejadian (TKP) dan mengamankan beberapa barang yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut.

Bukti yang ditemukan di tempat kejadian berupa sepasang sarung tangan, sebuah kayu, dan dua botol obat batuk bekas.

 

Awal Mula Makam Terbongkar

Perkara ini terungkap setelah salah seorang ahli waris mengadukan adanya lubang bekas galian di makam anggota keluarganya yang berinisial S pada Selasa (23/6/2026).

Laporan tersebut selanjutnya ditangani oleh anggota Polsek Pematang Karau bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dengan melakukan pengecekan di lokasi pada hari Rabu (24/6/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, petugas menemukan 13 makam lainnya yang dalam kondisi serupa. Sampai saat ini, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti untuk mengungkap pelaku serta alasan di balik pembongkaran belasan makam tersebut.

 

Kasus Serupa Makam Dibongkar di Brebes

Kejadian makam diangkat oleh orang tak dikenal baru-baru ini sering terjadi di berbagai wilayah di Indonesia.

Banyak motif kejadian ini, mulai dari dugaan tindakan mistis atau ritual yang tidak sah hingga penggalian makam palsu oleh penduduk.

Berdasarkan peraturan hukum di Indonesia (KUHP Pasal 179), tindakan sengaja merusak atau mencemarkan makam beserta tanda peringatannya termasuk dalam tindak pidana.

Sebelum di Barito Utara, Kalsel, kasus makam yang dibongkar juga terjadi di TPU Brebes, Jateng.

Sebuah makam di Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes digali dua kali oleh seseorang yang tidak dikenal.

Warga mencurigai penggalian makam tersebut dilakukan guna memperoleh tali kafan yang terkait dengan ritual yang tidak sah.

Penggalian kuburan di TPU Grinting ini pertama kali diketahui pada hari Rabu (24/6/2026) pagi.

Pada saat itu, warga menemukan tanah makam yang berlubang karena telah digali.

Keesokan harinya, Kamis (25/6/2026), makam yang sama kembali dilakukan penggalian. Warga mengira pelaku pembongkaran makam adalah orang yang sama.

Kepala Sektor Bulakamba, AKP Afandi mengakui telah melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Artikel ini telah tayang di kalteng.com dengan judulPetugas Mengamankan Lokasi Kejadian Sebab 13 Makam Perempuan Ditemukan Terbongkar Misterius di Barito Timur, Kalimantan Tengah,

Artikel ini telah tayang di kalteng.com dengan judulDaftar Nama Makam yang Dibongkar di Barito Timur Kalteng, Pelaku Dalam Pengejaran Polisi,

TerPopuler