Liburan semester sering menjadi kesempatan yang tepat untuk beristirahat sejenak dari tugas akademik dan kegiatan kampus. Namun, tidak semua mahasiswa memiliki waktu yang cukup atau anggaran besar untuk melakukan perjalanan jauh.
Oleh karena itu, gagasan perjalanan singkat semakin diminati karena lebih efisien, hemat biaya, dan tetap mampu memberikan pengalaman baru dalam jangka waktu yang singkat. Terdapat berbagai lokasi menarik di sekitar Jabodetabek mulai dari wisata alam hingga budaya sejarah.
Jika kamu sedang mencari saran perjalanan singkat selama libur semester, beberapa tempat berikut bisa menjadi pilihan untuk melepas stres sejenak tanpa harus menghabiskan banyak uang.
1. Perjalanan singkat ke Pantai Anyer menggunakan kereta
Pantai Anyer menjadi alternatif perjalanan singkat saat libur semester bagi kalian yang ingin berlibur sejenak tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi.
Dari wilayah Bogor atau Bekasi, perjalanan menuju kawasan pantai di Banten dapat dilakukan dengan menggabungkan KRL dan kereta lokal melalui rute yang cukup mudah dipahami.
Perjalanan dimulai dari Stasiun Bogor atau Bekasi menuju Stasiun Tanah Abang dengan menggunakan KRL Commuter Line. Selanjutnya, naik KRL yang berangkat ke Rangkasbitung. Dari Stasiun Rangkasbitung, dilanjutkan dengan Commuter Line Merak menuju Stasiun Cilegon atau Merak.
Untuk mencapai Pantai Anyer yang terdekat, para pengunjung biasanya turun di Stasiun Cilegon dan kemudian melanjutkan perjalanan dengan angkot atau ojek ke kawasan pantai.
Kalau ingin mencoba one day trip, kamu bisa berangkat sejak pagi hari agar punya waktu lebih lama menikmati suasana pantai.
Sesampainya di kawasan Anyer, wisatawan bisa menghabiskan waktu bermain air, menikmati angin pantai, hingga makan siang di area populer seperti Pantai Sambolo atau Pantai Pasir Putih.
Meskipun menggunakan transportasi umum, perjalanan ini cukup diminati karena biayanya lebih murah dan sesuai untuk liburan singkat mahasiswa selama jeda semester.
Agar perjalanan menjadi lebih nyaman, sebaiknya memesan tiket Commuter Line Merak lebih dini melalui aplikasi Access by KAI karena kuotanya sering habis dengan cepat, terutama pada akhir pekan atau musim liburan.
2. Perjalanan singkat ke Sukabumi menggunakan kereta api Pangrango
Jika ingin menikmati udara pegunungan tanpa perlu mengambil liburan panjang, Sukabumi dapat menjadi pilihan wisata singkat yang menarik selama libur semester.
Perjalanan ini menjadi lebih efisien karena dapat dilakukan dengan kereta api Pangrango yang berangkat dari Stasiun Bogor Paledang menuju Stasiun Sukabumi, memakan waktu sekitar dua jam.
Perjalanan biasanya dimulai dengan naik KRL ke Stasiun Bogor, kemudian melanjutkan perjalanan ke Stasiun Bogor Paledang untuk naik KA Pangrango.
Kereta ini sangat diminati untuk perjalanan singkat karena menyediakan akses langsung ke pusat Kota Sukabumi dengan harga tiket yang masih terjangkau.
Setelah tiba di Sukabumi, para pengunjung dapat langsung pergi ke kawasan Situ Gunung yang berada di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Objek wisata alam ini terkenal dengan udara yang sejuk, pemandangan hijau, serta jembatan gantung bernama Suspension Bridge yang sempat viral sebagai jembatan gantung terpanjang di kawasan pegunungan.
Selain menikmati pemandangan alam, pengunjung juga dapat mengunjungi Curug Sawer yang terletak tidak jauh dari area utama.
Sebelum pulang, jangan lupa mencari makanan khas Sukabumi di sekitar pusat kota. Mochi Lampion Ahmad Yani merupakan salah satu oleh-oleh ikonik yang paling banyak dicari para wisatawan.
Terdapat pula Bubur Ayam Bunut yang terkenal sebagai hidangan kesukaan untuk mengisi perut sebelum kembali ke stasiun.
Karena jadwal Kereta Api Pangrango sangat diminati pada masa liburan, disarankan untuk memesan tiket lebih dini melalui aplikasi Access by KAI agar tidak kehabisan tempat duduk.
3. Perjalanan singkat ke Kepulauan Seribu
Jika ingin menikmati suasana pantai tanpa harus melakukan perjalanan jauh dari Jabodetabek, Pulau Pari dan Pulau Tidung bisa menjadi pilihan liburan singkat selama dua hari satu malam yang menarik saat libur semester.
Dua pulau di Kepulauan Seribu ini terkenal karena pantai berpasir putih, suasana yang tenang, serta lokasi snorkeling yang ideal untuk melepas kepenatan setelah menjalani kegiatan perkuliahan.
Dari area Jabodetabek, perjalanan biasanya dimulai dari Pelabuhan Marina Ancol menggunakan speedboat dengan waktu tempuh sekitar 1,5 sampai 2 jam.
Hari pertama dapat dimulai dari pagi dengan pergi ke Pelabuhan Marina Ancol untuk melakukan pemeriksaan tiket kapal sebelum keberangkatan.
Setelah sampai di pulau tujuan, para pengunjung biasanya akan diantar oleh pemilik homestay atau pemandu setempat untuk melakukan pendaftaran dan beristirahat sejenak.
Setelah itu, waktu dapat digunakan untuk berkeliling pulau dengan bersepeda sambil menikmati pemandangan pantai dan kawasan hutan mangrove.
Pada siang hari, kegiatan dilanjutkan dengan menyelam sambil berenang di perairan yang dangkal dan jernih atau mengunjungi tempat terkenal seperti Jembatan Cinta di Pulau Tidung serta Pantai Pasir Perawan di Pulau Pari.
Saat menjelang sore, para pengunjung bisa menikmati pemandangan matahari terbenam di tepi pantai sebelum beristirahat dan menikmati makan malam bersama.
Pada hari kedua, suasana pagi di pulau dapat dimanfaatkan untuk menikmati matahari terbit, berjalan-jalan santai di kawasan pantai, serta mencari oleh-oleh khas daerah tersebut.
Setelah menghabiskan sarapan dan menyelesaikan persiapan, perjalanan kembali ke Jakarta biasanya dilakukan menjelang siang dengan menggunakan speedboat menuju Marina Ancol.
Sebelum melakukan perjalanan, pastikan tiket kapal atau paket wisata telah dipesan sebelumnya agar tidak kehabisan kuota, terutama pada masa liburan.
Selain itu, bawalah pakaian yang nyaman untuk kegiatan di pantai, perlengkapan berenang, tabir surya, serta uang tunai dalam jumlah cukup karena fasilitas ATM di beberapa pulau masih terbatas.
4. Perjalanan singkat ke Purwakarta menggunakan kereta api Walahar
Purwakarta dapat menjadi alternatif perjalanan singkat yang terjangkau selama liburan semester, khususnya bagi mahasiswa yang ingin berwisata sebentar tanpa mengeluarkan biaya besar.
Dari kawasan Jabodetabek, perjalanan ke Purwakarta dapat dilakukan dengan menggunakan KRL menuju Stasiun Cikarang, kemudian dilanjutkan dengan KA Lokal Walahar menuju Stasiun Purwakarta. Biaya total perjalanan kereta bahkan bisa lebih murah dari Rp20 ribu untuk sekali jalan.
Perjalanan dapat dimulai sejak pagi dengan menuju Stasiun Cikarang. Selanjutnya, naik KA Lokal Walahar yang berjadwal pagi arah Purwakarta dengan durasi perjalanan sekitar satu setengah jam.
Saat tiba di Purwakarta, kamu dapat langsung mencari makanan khas seperti Sate Maranggi yang terkenal dan banyak dijual di sekitar pusat kota.
Setelah makan siang, perjalanan dapat dilanjutkan ke kawasan Situ Buleud yang dikenal sebagai ruang terbuka hijau favorit warga Purwakarta, khususnya Taman Air Mancur Sri Baduga. Lokasi ini cocok untuk bersantai, berjalan-jalan ringan, atau menikmati suasana kota yang lebih tenang dibanding keramaian perkotaan di Jabodetabek.
Di sekitar area tersebut, kamu juga dapat mengunjungi Museum Wayang Purwakarta sambil membeli cinderamata khas seperti simping dan peuyeum bendul sebelum pulang.
Saat menjelang sore, kamu dapat kembali ke Stasiun Purwakarta untuk naik kereta lokal Walahar atau Jatiluhur menuju Stasiun Cikarang, kemudian melanjutkan perjalanan kembali ke wilayah Jabodetabek lainnya dengan menggunakan KRL.
Untuk keamanan yang lebih baik, sebaiknya pesan tiket KA Lokal terlebih dahulu melalui aplikasi Access by KAI karena kursi sering penuh di akhir pekan atau saat musim liburan.
5. Perjalanan singkat ke Cirebon menggunakan kereta api lokal
Cirebon dapat menjadi pilihan liburan singkat yang ideal bagi mahasiswa karena menyediakan campuran wisata sejarah, makanan lezat, dan belanja dalam satu hari. Perjalanan ke kota ini bisa dilakukan dengan kereta api lokal dengan biaya yang cukup murah.
Saat tiba di Stasiun Cirebon Prujakan di pagi hari, perjalanan dapat segera dimulai dengan menyantap sarapan khas Cirebon seperti Nasi Lengko H. Barno yang terkenal akan rasanya yang lezat dan sederhana.
Dari pusat kota, para pengunjung dapat melanjutkan perjalanan ke Keraton Kasepuhan untuk menikmati suasana bangunan bersejarah sambil mempelajari budaya Kesultanan Cirebon yang masih terjaga hingga saat ini.
Setelah puas berkeliling, saatnya mencari makanan khas yang terkenal yaitu Nasi Jamblang Ibu Nur yang dikenal dengan berbagai pilihan lauk dan porsi yang cukup untuk mengisi perut.
Perjalanan selanjutnya bisa dilanjutkan ke Goa Sunyaragi, salah satu tempat terkenal di Cirebon yang terkenal dengan arsitektur gua batu dan lokasi foto yang menarik dengan nuansa klasik.
Saat menjelang sore, jangan lewatkan kesempatan untuk mampir ke kawasan Batik Trusmi guna membeli kain batik khas Cirebon atau sekadar menyaksikan proses pembuatannya secara langsung. Setelah puas berkeliling, para pengunjung dapat kembali ke Stasiun Cirebon Prujakan untuk melanjutkan perjalanan pulang.
Untuk mempermudah perjalanan, manfaatkan aplikasi transportasi.online selama berada di Cirebon karena sebagian besar tempat wisata terletak cukup dekat satu sama lain.
8 Saran Tempat Liburan Berenang di Air Panas Terdekat dari Jakarta 10 Destinasi Wisata di Madiun, Menyediakan Spot Foto yang Cocok untuk Instagram 15 Destinasi Wisata Populer di Semarang yang Sedang Tren dan Harganya



