Bahaya, Selat Hormuz Tertutup Total -->

Bahaya, Selat Hormuz Tertutup Total

13 Jun 2026, Sabtu, Juni 13, 2026

JAKARTA – Militer Iran mengumumkan bahwa Selat Hormuz ditutup sepenuhnya bagi kegiatan pelayaran. Pernyataan ini datang setelah meningkatnya ketegangan dan permusuhan di kawasan antara Teheran dan Washington. Dilaporkan oleh Antara, Kamis (11/6), melalui siaran televisi nasional Iran, Markas Besar Khatam Al-Anbiya menyatakan bahwa jalur laut strategis tersebut ditutup untuk seluruh jenis kapal, termasuk kapal tanker dan kapal dagang, karena yang mereka sebut sebagai ketidakamanan di wilayah tersebut.

Angkatan bersenjata Iran mengingatkan bahwa "setiap gerakan" di Selat Hormuz akan menjadi target tembakan. Keputusan ini diambil setelah terus berlangsungnya "agresi Amerika" serta serangan terbaru Amerika Serikat terhadap Provinsi Hormozgan di bagian selatan Iran. Markas Besar Khatam Al-Anbiya juga menyangkal pernyataan AS bahwa kapal-kapal masih dapat melewati Selat Hormuz.

Selain itu, media Iran sebelumnya melaporkan terjadinya ledakan, pengaktifan sistem pertahanan udara, serta serangan udara di beberapa lokasi di bagian selatan Iran, seperti Bandar Abbas, Minab, Jask, Qeshm, dan Sirik. Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan bahwa pasukan AS telah melakukan serangan "self-defense" tambahan terhadap berbagai sasaran di Iran.

Iran akan menganggap setiap kapal yang mendekati Selat Hormuz sebagai pihak yang bekerja sama dengan musuh. Pernyataan ini disampaikan oleh Angkatan Laut Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC). "Kami memberi peringatan bahwa tidak ada kapal yang diperbolehkan meninggalkan pelabuhan di Teluk Persia maupun Teluk Oman. Mendekati Selat Hormuz akan dianggap sebagai tindakan kerja sama dengan musuh," ujar IRGC dalam pernyataannya yang dilaporkan oleh kantor berita Iran, Fars, pada Kamis (11/6).

TerPopuler