Bukan Hanya Menyimpan Dokumen, Arsitektur Kearsipan Punya Masa Depan Cerah Di Era Digital -->

Bukan Hanya Menyimpan Dokumen, Arsitektur Kearsipan Punya Masa Depan Cerah Di Era Digital

9 Jun 2026, Selasa, Juni 09, 2026
Bukan Hanya Menyimpan Dokumen, Arsitektur Kearsipan Punya Masa Depan Cerah Di Era Digital

NEWS.COM- Setiap tanggal 9 Juni, seluruh dunia merayakan Hari Arsip Global atauInternational Archives Day.

Pengingat ini pertama kali diperkenalkan oleh International Council on Archives (ICA) pada tahun 2007 guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan peran penting arsip dalam kehidupan saat ini.

Tanggal tersebut dipilih karena bertepatan dengan hari berdirinya ICA di bawah naungan UNESCO pada 9 Juni 1948.

Dalam perkembangan teknologi yang pesat, fungsi arsip justru semakin menonjol.

Arsip tidak hanya terkait dengan dokumen sejarah, tetapi juga berfungsi sebagai sumber data yang mendukung berbagai kegiatan pemerintahan, pendidikan, bisnis, hingga layanan masyarakat.

Melaui dokumen, berbagai data dan informasi bisa disimpan, diatur, serta diambil kembali ketika diperlukan.

Perubahan dari sistem analog ke digital juga membawa tantangan yang baru.

Semakin banyak dokumen yang saat ini dibuat dan disimpan dalam bentuk digital, sehingga memerlukan pengelolaan yang lebih canggih.

Oleh karena itu, profesi arsiparis kini tidak hanya berkaitan dengan menjaga tumpukan dokumen di ruang penyimpanan, tetapi juga berperan dalam memastikan informasi tetap aman, terstruktur, dan mudah ditemukan dalam era digital.

Keadaan ini juga menunjukkan bahwa bidang arsip masih sangat penting dan diperlukan di masa depan.

Jurusan Kearsipan, Belajar Mengelola Informasi di Era Modern

Jurusan Kearsipan merupakan program studi yang mempelajari pengelolaan arsip dan informasi agar dapat tersimpan dengan baik, mudah ditemukan kembali, serta memiliki nilai guna bagi organisasi maupun masyarakat.

Bidang ini tidak hanya terkait dengan dokumen yang berbentuk fisik, tetapi juga melibatkan pengelolaan arsip digital yang semakin sering dimanfaatkan di berbagai bidang.

Selama masa perkuliahan, mahasiswa akan mengikuti pembelajaran mengenai berbagai aspek pengelolaan arsip dan manajemen dokumen, mulai dari penyusunan sistem penyimpanan, pengelolaan dokumen elektronik, pelestarian arsip, hingga penerapan standar dan metode terbaik dalam tata kelola informasi.

Mahasiswa juga diberikan pemahaman tentang pentingnya pertanggungjawaban dan kejelasan dalam pengelolaan data, yang merupakan komponen krusial dalam tata kelola organisasi modern.

Selain konsep teoritis, program studi ini biasanya mencakup komponen praktik yang cukup signifikan.

Mahasiswa diajarkan untuk menggunakan berbagai metode pengelolaan dokumen sesuai dengan kebutuhan institusi, sekaligus memperluas kemampuan analitis, ketelitian, serta kemampuan mengatur informasi secara terstruktur.

Pilihan Universitas Negeri yang Menyediakan Prodi Arkeologi

Meskipun belum tersedia di berbagai universitas, jurusan Kearsipan dan program studi serupa bisa ditemukan di beberapa PTN di Indonesia.

Secara umum, program studi ini diadakan pada tingkat Sarjana Terapan (D4) dengan penekanan pada pengelolaan arsip, dokumen, dan informasi digital.

Berikut beberapa perguruan tinggi negeri yang menyediakan program studi terkait kearsipan beserta kapasitas penerimaan SNBT 2025:

  1. Universitas Indonesia (UI) – D4 Administrasi dan Pengelolaan Arsip

Program ini memberikan mahasiswa keterampilan dalam merancang dan mengelola dokumen serta arsip sesuai dengan standar yang berlaku, dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Pada tahun 2026, program studi ini memiliki kapasitas sebanyak 31 kursi untuk jalur SNBP dan 48 kursi untuk jalur SNBT.

2. Universitas Gadjah Mada (UGM) – D4 Manajemen Arsip dan Dokumen Informasi

Program pendidikan yang menekankan pada penguasaan keterampilan profesional di bidang kearsipan dengan perspektif nasional dan standar global.

Program ini memiliki kapasitas penerimaan melalui jalur SNBP sebanyak 23, serta jumlah yang sama untuk kapasitas penerimaan di jalur SNBT.

3. Universitas Airlangga (Unair) – Diploma 4 Administrasi dan Informasi Digital

Program ini berfokus pada pengelolaan arsip dan informasi yang berbasis digital guna memenuhi kebutuhan tenaga ahli di lingkungan pemerintah maupun swasta.

Kapasitas masing-masing sebanyak 29 kursi di jalur SNBP dan SNBT pada tahun 2026 ini.

4. Politeknik Negeri Malang (Polinema) – D4 Manajemen Arsip dan Informasi Dokumentasi

Menciptakan lulusan yang mampu mengelola arsip dan penyimpanan informasi dengan fokus pada profesionalisme serta kemampuan bersaing di tingkat internasional.

Di SNPMB 2026, program studi ini menyediakan 19 kursi melalui jalur SNBP dan 26 kursi untuk jalur SNBT.

5. Universitas Padjadjaran (Unpad) – D4 Manajemen Dokumen Digital

Program ini menekankan pada proses digitalisasi dokumen dan pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan berkas serta data.

Kapasitasnya mencapai 11 kursi melalui jalur SNBP, sementara untuk jalur SNBT tersedia 15 kursi yang akan diperebutkan.

Apakah Prodi Arkeologi Sesuai dengan Kamu?

Seperti program studi lainnya, jurusan Kearsipan akan lebih mudah dijalani oleh mahasiswa yang memiliki minat dan kepribadian yang sesuai.

Bidang ini sesuai untuk siswa yang teliti, terstruktur, dan terbiasa bekerja dengan metode yang terencana.

Kemampuan dalam mengelola informasi, memperhatikan hal-hal kecil, serta menjaga keakuratan data juga merupakan keterampilan yang penting karena pekerjaan di bidang kearsipan berkaitan erat dengan pengelolaan dokumen dan informasi yang harus bisa dengan mudah ditemukan kembali secara cepat dan tepat.

Namun, jurusan Arkeologi saat ini tidak hanya berkaitan dengan dokumen fisik atau arsip sejarah.

Perkembangan teknologi telah membawa bidang ini semakin mendekati pengelolaan arsip digital, informasi elektronik, serta tata kelola data yang lebih modern.

Oleh karena itu, para siswa yang tertarik dalam administrasi, pengarsipan, pengelolaan informasi, serta teknologi digital dapat mempertimbangkan jurusan ini sebagai alternatif studi.

Jika kamu termasuk seseorang yang suka mengatur data dengan rapi, mengelola dokumen secara terstruktur, dan tertarik menggunakan teknologi untuk mengelola informasi, jurusan Kearsipan bisa menjadi salah satu opsi yang layak dipertimbangkan.

Peluang Karier yang Selalu Berkembang di Masa Digital

Lulusan dari program studi Arkeologi memiliki berbagai kesempatan karier yang cukup beragam.

Selain bertugas sebagai arsiparis, mereka juga bisa mengambil jalur karier sebagai manajer dokumen,document controller, administrator basis data, ahli arsip digital, konsultan arsip, hingga pengelola informasi dan dokumentasi.

Beberapa lulusan juga bisa bekerja sebagai staf administrasi, staf hukum, pustakawan, kurator, atau pengusaha yang bergerak dalam bidang pengelolaan dokumen dan informasi.

Peluang pekerjaan ini dapat ditemukan di berbagai bidang, mulai dari instansi pemerintah, BUMN, perusahaan swasta, lembaga pendidikan, museum, perpustakaan, hingga organisasi yang menangani pengelolaan data dan arsip digital.

Dengan meningkatnya permintaan akan pengelolaan informasi yang cepat, tepat, dan terjamin keamanannya, peran para ahli di bidang kearsipan semakin penting.

Oleh karena itu, jurusan arsip dapat menjadi pilihan yang menarik bagi siswa yang tertarik dalam pengelolaan data, informasi, serta teknologi digital.

Perayaan Hari Arsip Internasional menjadi pengingat bahwa di balik setiap data yang tersimpan dengan rapi, terdapat peran krusial para ahli yang menjaga keutuhan arsip agar bisa dimanfaatkan untuk masa depan.

(*)

TerPopuler