Jemaah Haji Beri Komentar Soal Hotel Dekat Masjid Nabawi: Bisa Jalan Kaki, Ibadah Lebih Nyaman -->

Jemaah Haji Beri Komentar Soal Hotel Dekat Masjid Nabawi: Bisa Jalan Kaki, Ibadah Lebih Nyaman

9 Jun 2026, Selasa, Juni 09, 2026

bengkalispos.com.CO.ID – MADINAH.Jamaah haji Indonesia yang tiba di Madinah pada gelombang kedua mengalami berbagai kemudahan dalam pelayanan, salah satunya adalah lokasi penginapan yang cukup dekat dengan Masjid Nabawi.

Keadaan ini dianggap mempermudah jemaah dalam meningkatkan ibadah tanpa perlu ketergantungan pada alat transportasi.

Seorang jemaah asal Blora, Jawa Tengah, bernama Sumiyati menyatakan rasa terima kasih karena penginapan yang ditempatinya, Arjwan Rose Hotel, berada dalam jarak yang mudah dicapai dengan berjalan kaki menuju Masjid Nabawi.

Menurutnya, keadaan ini berbeda ketika berada di Makkah, di mana jemaah harus menggunakan bus untuk sampai ke Masjidil Haram karena tempat penginapan yang lebih jauh.

"Jarak dari hotel yang nyaman, tidak terlalu jauh. Dapat ditempuh dengan berjalan kaki ke masjid. Di Makkah jaraknya jauh, harus naik bus, sedangkan di sini bisa berjalan kaki," kata Sumiyati di Madinah, Senin (8/6/2026).

Sumiyati menyatakan bahwa ia tiba di Madinah pada malam sebelumnya. Meskipun begitu, ia langsung memanfaatkan kesempatan untuk beribadah di Masjid Nabawi.

"Saya tiba di sini tadi malam. Saya sudah dua kali ke Masjid Nabawi, yaitu saat Shalat Subuh dan Zuhur. Nanti saat Magrib saya akan pergi lagi ke sana," katanya.

Pengalaman serupa dialami oleh Sundari, jemaah lain dari Blora. Ia merasa suasana di Madinah serta kemudahan akses menuju Masjid Nabawi membuat aktivitas ibadah terasa lebih nyaman dibandingkan saat berada di Makkah.

"Lebih menyenangkan di sini dibandingkan di Makkah. Lebih dekat dan lebih nyaman," katanya.

Menurut Sundari, lokasi hotel yang dekat dengan Masjid Nabawi memberinya kebebasan lebih dalam mengatur jadwal ibadah.

Ia bahkan berharap bisa melaksanakan beberapa shalat wajib berjamaah setiap hari di masjid yang merupakan salah satu tujuan utama jemaah haji tersebut.

"Saya sudah dua kali mengunjungi Masjid Nabawi. Nanti saat Maghrib akan pergi ke sana kembali. Paling tidak dalam sehari bisa melakukan tiga kali shalat wajib di Masjid Nabawi," katanya.

Selain kemudahan akses menuju masjid, Sundari juga menyatakan kepuasan terhadap fasilitas makanan yang disediakan selama berada di Madinah.

Menurutnya, rasa makanan yang tersedia tidak terlalu berbeda dibandingkan dengan hidangan yang diterima saat berada di Makkah.

"Rasanya hampir mirip dengan yang ada di Makkah," katanya.

Kedekatan penginapan dengan Masjid Nabawi menjadi salah satu hal yang memperkuat kenyamanan jemaah saat menjalani rangkaian ibadah di Madinah.

Dengan kemudahan akses, jemaah memiliki peluang yang lebih besar untuk meningkatkan ibadah dan melakukan ziarah di sekitar masjid.

TerPopuler