Komik: Wisatawan Melonjak Saat Rupiah Melemah -->

Komik: Wisatawan Melonjak Saat Rupiah Melemah

22 Jun 2026, Senin, Juni 22, 2026

Badan Pusat Statistik melaporkan jumlah kunjungan wisatawan asing dari bulan Januari hingga April 2026 sebanyak 4,7 juta orang. Angka ini meningkat sebesar 8,2% dibanding tahun sebelumnya dan mencatatkan rekor tertinggi sejak masa pandemi.

Pengunjung dari Malaysia mendominasi dengan kontribusi sebesar 17,2%. Selain itu, pengunjung asal Australia dan Tiongkok juga mencatatkan angka yang tinggi masing-masing sebesar 11,6% dan 10,5%. Terdapat pula pengunjung dari Singapura dengan persentase sebesar 9,2%.

Melemahnya nilai tukar rupiah menjadi salah satu faktor yang menyebabkan banyaknya wisatawan dari Malaysia. Presiden Melaka Tourism Association, Madelina Kuah mengatakan hal ini memberikan keuntungan bagi warga Malaysia yang ingin melakukan perjalanan dan berbelanja di Indonesia.

"Ini berarti pengeluaran lebih rendah untuk liburan, belanja pernikahan, dan pembelian barang impor," ujar Madeline dilansir dari media Malaysia.The Star, Senin, 7 Juni lalu.

Madeline mengatakan bahwa penduduk Malaysia yang lebih muda cenderung memilih destinasi seperti Lombok, Bali, Yogyakarta, dan Pulau Komodo. Di sisi lain, penduduk yang lebih tua lebih memilih Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

Menurut ekonom dari Universitas Airlangga, Rossanto Dwi Handoyo, kedatangan wisatawan asing saat rupiah melemah tidak secara langsung meningkatkan nilai tukar rupiah. Namun, kesempatan ini dapat dimanfaatkan untuk memperkuat sektor pariwisata Indonesia.

Ia juga menolak berbagai pernyataan yang menyebutkan bahwa banyaknya wisatawan asing yang datang merupakan bentuk dukungan. Menurutnya, dengan situasi geopolitik yang masih tidak pasti dan musim liburan, para wisatawan hanya memilih tempat tujuan yang berada di sekitar secara regional.

"Tujuan utama mereka bukan karena ingin membantu Indonesia agar nilai mata uangnya meningkat. Tujuannya adalah untuk kepentingan pariwisata," katanya pada 18 Juni lalu.

TerPopuler