
JATENG.COM, BREBES- Program Pengembangan Kepemimpinan (LDP) diselenggarakan oleh Universitas Harkat Negeri pada 10–11 Juni 2026 di Kampus 3 Universitas Harkat Negeri, Padepokan Kalisoga, Slatri, Brebes.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan sumber daya manusia untuk memperkuat kemampuan kepemimpinan dosen dalam menghadapi tantangan yang semakin rumit di lingkungan perguruan tinggi.
Kepala Divisi Organisasi dan Sumber Daya Manusia Universitas Harkat Negeri, M. Taufik Qurrahman, menyampaikan bahwa program ini dibuat sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan para dosen.
"Kegiatan ini merupakan program pengembangan sumber daya manusia untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan. Tantangan yang dihadapi universitas semakin berat, sehingga penguatan kapasitas kepemimpinan bagi dosen menjadi sangat penting," katanya.
Ia juga menekankan bahwa perencanaan memainkan peran penting dalam mencapai keberhasilan sebuah organisasi.
Menurutnya, kemampuan dalam merencanakan merupakan salah satu faktor penting untuk menghadapi perubahan dan tantangan di masa depan.
"Yang paling penting adalah kemampuan kita dalam merencanakan, karena tidak merencanakan sama artinya dengan merencanakan kegagalan," kata Taufik.
Pada kesempatan itu, Rektor Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said, menyampaikan visi perkembangan institusi sebagai sebuah universitas yang masih tergolong baru.
Ia menekankan bahwa Universitas Harkat Negeri berkomitmen mengembangkan sistem pendidikan yang berkelanjutan dengan memperkuat berbagai aspek strategis.
"Sebagai sebuah universitas yang baru, kami berencana untuk membangun sistem pendidikan yang berkelanjutan. Beberapa fokus pengembangan meliputi penguatan kerja sama, peningkatan citra institusi, pengembangan aset fisik, serta perluasan jaringan yang mendukung perkembangan universitas," katanya.
Sudirman Said menekankan makna kepemimpinan yang sebenarnya, yang meliputi sikap dan tindakan yang menjadi contoh, kemampuan untuk memengaruhi orang lain sehingga mereka mengikuti, menciptakan lingkungan penuh dengan rasa hormat dan penghargaan, berakar pada wibawa dan kompetensi, serta memiliki kekuatan pribadi yang mampu memberikan semangat.
Di sisi lain, Bendahara Yayasan Pendidikan Harapan Bersama, Mohammad Hanief Arie Setianto, menekankan betapa pentingnya perubahan dalam menghadapi perkembangan dunia pendidikan yang terus bergerak.
"Perubahan bertujuan untuk membentuk masa depan yang baru. Setiap orang dan lembaga perlu mampu menyesuaikan diri serta berinovasi agar tetap relevan dan kompetitif," ujarnya.
Melalui Program Pengembangan Kepemimpinan ini, Universitas Harkat Negeri berharap mampu menghasilkan pemimpin akademik yang memiliki visi, fleksibel, dan mampu memicu perubahan yang positif.
Kegiatan ini juga merupakan langkah strategis untuk memperkuat budaya kepemimpinan yang kolaboratif dalam mendukung tercapainya visi universitas sebagai lembaga pendidikan yang unggul dan berkelanjutan.