
Ringkasan Berita:
- Jamaah haji Indonesia akan menginap selama 8-9 hari di Madinah sebelum kembali ke Indonesia.
- Selama berada di Madinah, jemaah disarankan untuk meningkatkan pembacaan shalawat kepada Nabi.
- Jemaah haji juga diberi kesempatan untuk melakukan ziarah ke makam Nabi Muhammad SAW yang terletak di Masjid Nabawi, Madinah.
NEWS.COM, MAKKAH - Jemaah haji Indonesia mulai meninggalkan Makkah dan berangkat ke Madinah. Di kota nabi tersebut, jemaah akan tinggal selama 8-9 hari sebelum akhirnya kembali ke Indonesia.
Selama berada di Madinah, jemaah disarankan untuk meningkatkan pembacaan shalawat kepada Nabi.
"Macam-macam shalawat apa saja," kata Musyrif Diny Haji 2026, KH Abdullah Kafabihi Machrus kepada tim Media Center Haji (MCH) di Makkah, Senin (8/6/2026).
Ketua Syuriyah PBNU ini juga mengajak jamaah haji untuk menyempatkan diri melakukan ziarah ke makam Nabi Muhammad SAW di Masjid Nabawi, Madinah.
"Itu merupakan etika bagi umat Islam yang menjalani ibadah haji," tambahnya.
Di makam Nabi Muhammad, menurut Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, jamaah haji dapat menyampaikan salam, 'Assalamualaikum ya Rasulullah.'
Jika ada saudara atau teman yang menyampaikan salam, bisa disampaikan dengan ucapan: Assalamualaikum 'an fulan ya Rasulullah.
Di Kota Madinah, jamaah bisa melaksanakan Arbain atau shalat berjamaah sebanyak 40 kali secara terus-menerus.
Ketua Syuriyah PBNU ini juga mengimbau jamaah haji agar senantiasa menjaga kesehatan, serta memperhatikan aktivitas sesuai dengan kondisi tubuh.
"Jangan sampai niat beribadah, tetapi kesehatan diabaikan," tambahnya.
Setelah kembali ke tanah air, jemaah haji menjaga dan melaksanakan kegiatan positif yang dilakukan selama menjalani ibadah haji agar mendapatkan nilai yang sempurna di sisi Allah.
"Orang yang melakukan ibadah haji dengan sempurna, tidak ada balasan selain surga," katanya. (*)