4 Bukti Do Ji Ui Jadi Korban Politik di Doctor on the Edge, Sistemik? -->

4 Bukti Do Ji Ui Jadi Korban Politik di Doctor on the Edge, Sistemik?

4 Jul 2026, Sabtu, Juli 04, 2026

Sejak awal kedatangannya, Do Ji Ui (Lee Jae Wook) menarik perhatian gubernur setempat melalui aksinya menyelamatkan salah satu warga Desa Pyeondong-do dalam drakor tersebut.Doctor on the Edge(2026). Pada kejadian ini, Ji Ui menyelamatkan kepala desa saat mengalami serangan jantung. Saat itu, dia memahami bahwa kepala desa memerlukan waktu singkat agar bisa selamat setelah mendapatkan pertolongan.

Do Ji Ui menghubungi tim penyelamat dan mereka menerbangkan helikopter untuk membawa kepala desa ke rumah sakit di pusat kota dengan cepat. Kejadian ini mendapat perhatian dari gubernur dalam upaya meningkatkan kredibilitasnya di mata masyarakat. Sayangnya, kredibilitas Do Ji Ui semakin diragukan oleh publik setelah serangkaian kasus yang menimpa warga di Desa Pyeondong-do.

Namun, rekan kerjanya yang lain menyadari bahwa Do Ji Ui hanyalah korban dari politik pemerintah setempat. Lalu, apa saja bukti yang menunjukkan bahwa Do Ji Ui menjadi korban politik dalam drama Korea tersebut?Doctor on the Edge?

Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.

1. Perhatian diberikan pada kesalahan dalam diagnosis

Setelah keberhasilannya menyelamatkan kepala desa, Do Ji Ui semakin terkenal berkat tindakannya yang berani menghadapi politik gubernur dengan memanfaatkan namanya. Do Ji Ui menyadari bahwa dia digunakan sebagai alat untuk meningkatkan citra gubernur dalam pemilu mendatang. Namun, dia berani menolak tawaran tersebut dengan meminta dikembalikan ke Pyeondong-do agar dapat merawat pasien dan menjalankan tugasnya sebagai dokter sejati.

Suatu hari, seorang pasien mengeluhkan rasa sakit yang sangat menusuk di bagian perut bawah. Do Ji Ui menduga bahwa rasa sakit tersebut mungkin disebabkan oleh radang usus buntu. Sayangnya, dia tidak dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut karena keterbatasan alat di puskesmas. Mengingat bahwa puskesmas mereka tidak memiliki alat USG maupun rontgen, karena permintaan mereka sering kali diabaikan.

Media jelas tidak menampilkan dan menulis fakta yang dialami tenaga kesehatan di kepulauan. Mereka justru membahas kesalahan diagnosis yang dilakukan Do Ji Ui terhadap pasien tersebut.

2. Mengemban tanggung jawab atas kematian pilot

Peristiwa ini semakin memperparah situasi ketika kapal medis darurat tidak mampu menuju rumah sakit besar karena gelombang yang tinggi. Akhirnya, mereka mengirim helikopter untuk mengambil pasien.

Sayangnya, helikopter itu tidak berhasil mendarat dan meledak, sehingga pilot serta seluruh staf medis di dalamnya tewas. Kondisi semakin memburuk ketika diketahui bahwa Do Ji Ui salah menilai kondisi darurat pasien tersebut. Namun, keluarga korban justru mengungkapkan kemarahan mereka kepada Do Ji Ui, yang saat itu juga sangat terluka karena teringat kejadian traumatis yang baru saja terjadi.

3. Ternyata tidak ada lampu di lapangan landas helikopter

Setelah misi penyelamatan Do Ji Ui menjadi viral, gubernur segera mengalokasikan sumber daya dan dana untuk merehabilitasi landasan helikopter di beberapa desa di kepulauan tersebut. Sejak awal proses renovasi, banyak pekerja lapangan merasa bahwa waktu yang diberikan untuk menyelesaikan proyek ini terlalu singkat. Selain itu, renovasi ini juga menyebabkan banyak korban luka, baik yang berat maupun ringan, setiap harinya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, banyak tenaga kesehatan yang bekerja di puskesmas mengungkapkan bahwa banyak pilot dan helikopter kesulitan mendarat akibat kurangnya penerangan. Bahkan dari belasan landasan yang diperbaiki, hanya tiga yang telah dilengkapi lampu. Dengan situasi ini, jelas bukan kelalaian Do Ji Ui terhadap kematian pilot dan tenaga medis di helikopter tersebut.

4. Rekam medisnya dipublikasikan

Setelah mengetahui fakta ini, rekan kerja di puskesmas Pyeondong-do, Hyun Chi Yeon (Hong Min Gi), berupaya membantu Do Ji Ui dengan memberitahu kondisi sebenarnya di lapangan. Ia bahkan menghubungi media agar menuliskan kebenaran tersebut. Sayangnya, artikel yang dimuat justru menyebutkan catatan medis Do Ji Ui yang selama ini ditangani oleh psikiater.

Di media tersebut juga disampaikan bahwa Do Ji Ui telah menjalani pengobatan dan mengonsumsi obat selama 10 tahun terakhir. Dengan kondisi ini, kredibilitas Do Ji Ui sebagai seorang dokter akhirnya juga perlu dipertanyakan.

Situasi ini jelas merugikan Do Ji Ui secara pribadi. Bahkan, masyarakat pun tidak menanyakan peran pemerintah dalam kasus ini. Apakah kamu sepakat jika Do Ji Ui menjadi korban politik akibat kesalahan sistem yang ada di drakor?Doctor on the Edge?

4 Kekalahan yang Dialami Do Ji Ui di Dokter di Sudut 5 Nilai Kehidupan yang Dipetik Do Ji Ui di Dokter di Ujung Kekuasaan

TerPopuler