Eks Jenderal Iran: Indonesia dan Jutaan Muslim adalah Kawan Kami -->

Eks Jenderal Iran: Indonesia dan Jutaan Muslim adalah Kawan Kami

5 Jul 2026, Minggu, Juli 05, 2026

Laporan Jurnalis bengkalispos.com Andri Saubani dari Teheran

bengkalispos.com.CO.ID, TEHERAN – Mantan militer Iran, Brigadir Jenderal Esmail Ahmadi Moghaddam menyatakan bahwa Indonesia merupakan sahabat Iran, khususnya rakyatnya yang dianggapnya jutaan umat Muslim yang setia terhadap agama Islam. Pernyataan ini disampaikan Moghaddam saat berjumpa dengan beberapa wartawan dan tokoh di tengah rangkaian acara pemakaman almarhum Ayatollah Ali Khamenei, di Teheran, hari Minggu (5/7/2026).

"Asia Tenggara dan Indonesia adalah salah satu pusat utama agama Islam. Kami telah dan terus membangun hubungan yang sangat baik," ujar Moghaddam.

Mengenai apakah ada delegasi Indonesia yang hadir dalam prosesi pemakaman Khamenei, Moghaddam tidak menganggapnya sebagai masalah. Jika ada yang ikut dalam upacara tersebut, ia menyampaikan terima kasih. Bagi mereka yang, karena alasan apa pun, tidak dapat hadir, Moghaddam berdoa agar mereka sukses.

Lawan-lawan kami adalah tantangan yang berbeda. Indonesia termasuk di antara sahabat-sahabat kami – pemerintahnya, dan terutama penduduknya, yang terdiri dari jutaan Muslim yang setia kepada Iran dan agama Islam – dan kami merupakan sahabat bangsa tersebut. Mengenai bagaimana kami bermaksud untuk berkembang di berbagai bidang serta melawan musuh.

Duta Besar RI di Iran, Rolliansyah Soemirat, dikatakan mewakili Pemerintah Indonesia hadir dalam prosesi pemakaman tokoh tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Kepala Biro Komunikasi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Yvonne Mewengkang menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia telah menerima undangan sah dari Pemerintah Iran untuk menghadiri rangkaian acara perayaan akhir tersebut dan memberikan apresiasi penuh terhadap undangan yang diberikan.

Peti jenazah almarhum Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei ditunjukkan kepada masyarakat oleh keluarga dalam acara perpisahan sebelum pemakamannya di Masjid Besar Mosallah di Teheran, Iran, pada 4 Juli 2026. - (EPA/ABEDIN TAHERKENAREH)

"Terkait hal tersebut, Pemerintah RI menyampaikan bahwa Indonesia diwakili oleh duta besar RI di Teheran," ujar Yvonne dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Pada hari Kamis (2/7), otoritas Iran memberi tahu seluruh perwakilan diplomatik yang berada di negara tersebut bahwa acara penghormatan resmi akan dihadiri oleh pejabat tinggi dari pemerintah pusat Iran.

Yvonne memastikan Duta Besar Rolliansyah hadir secara langsung di Mushola Agung Teheran, tempat jenazah almarhum Ali Khamenei disemayamkan, guna memberikan penghormatan terakhir dan berdoa bersama pada pagi hari Sabtu menurut waktu setempat.

Berdasarkan laporan kantor berita Iran IRNA, jenazah Ali Khamenei beserta rekan dekatnya dibawa ke Mushola Besar Teheran pada pagi hari Jumat (3/7/2026) dan ditempatkan di ruang utama masjid tersebut menjelang upacara pelepasan selama dua hari yang dapat diakses oleh masyarakat umum.

Prosesi pemakaman di Mushola Besar Teheran berlangsung pada hari Sabtu dan Minggu, dengan jenazah Ali Khamenei masih berada di tempat tersebut hingga prosesi pemakaman berikutnya yang akan dilaksanakan pada hari Senin.

Upacara pemakaman akan dilaksanakan di Kota Qom, diikuti oleh prosesi terpisah di Baghdad, Karbala, dan Najaf di Irak, sebelum tahap akhir penguburan jenazah di Mashhad pada Kamis (9/7).

Beberapa pejabat asing yang memberikan penghormatan secara langsung di Teheran antara lain Presiden Irak Nizar Amidi, Presiden Tajikistan Emomali Rahmon, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan, serta Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev sebagai utusan resmi Presiden Vladimir Putin.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif juga hadir dalam upacara pemakaman tersebut sebagai ketua dari delegasi resmi, sebagaimana dinyatakan oleh kantor Perdana Menteri Pakistan.

TerPopuler