Pelibatan kantin masih dipertimbangkan, Mendikdasmen: Keputusan sudah diambil, tidak semua siswa terima MBG -->

Pelibatan kantin masih dipertimbangkan, Mendikdasmen: Keputusan sudah diambil, tidak semua siswa terima MBG

5 Jul 2026, Minggu, Juli 05, 2026

bengkalispos.com.CO.ID, YOGYAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan bahwa skenario kebijakan terkait partisipasi kantin sekolah dalam penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih dalam proses penyusunan. Mu'ti menuturkan, hal ini masih dalam tahap evaluasi bersama Badan Gizi Nasional (BGN).

"Belum ada keputusan mengenai cara pengelolaan kantin dan layanan lainnya. Untuk memastikan MBG berjalan dengan baik, tentu semua harus melalui analisis yang mendalam," ujar Abdul Mu'ti di Yogyakarta, Minggu (5/7/2026).

Menurutnya, keputusan yang telah dibahas dalam rapat menteri berkaitan dengan target penerima manfaat MBG. MBG, menurutnya, nantinya tidak diberikan kepada seluruh siswa, tetapi hanya kepada yang membutuhkan.

"Keputusan yang telah diambil dalam rapat menteri adalah penerima MBG ini nanti tidak diberikan kepada semua (siswa), melainkan hanya kepada yang membutuhkan," katanya.

Namun demikian, ia menyatakan, mekanisme penerapan kebijakan tersebut masih dalam proses penyusunan agar pelaksanaannya bisa berjalan dengan maksimal. "Mekanismenya bagaimana sedang kami susun agar kebijakan ini dapat dijalankan dengan baik," katanya.

Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa kebijakan distribusi MBG berada di bawah kewenangan BGN. Kemendikdasmen, menurutnya, hanya memberikan saran terkait pelaksanaannya agar tujuan program MBG sesuai harapan Presiden Prabowo Subianto dapat tercapai.

"Semangat MBG yang diungkapkan oleh Presiden bertujuan untuk membentuk generasi yang sehat secara fisik sehingga terhindar dari stunting," katanya.

Ia menilai, distribusi manfaat MBG akan lebih tepat sasaran jika diutamakan bagi siswa yang benar-benar membutuhkan. "Jadi memang lebih tepat jika yang paling berhak menerima yang diberikan," katanya.

 

Di berbagai kesempatan, lanjut Abdul Mu'ti, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus menekankan bahwa MBG tidak hanya sekadar pemberian makanan bergizi, tetapi juga bagian dari penguatan pendidikan karakter siswa di sekolah. Program ini, kata dia, merupakan salah satu dari tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yaitu membiasakan anak untuk makan sehat dan bergizi.

"Kami telah merilis berbagai panduan mengenai cara pendidikan karakter diintegrasikan dengan MBG," katanya.

Ia menambahkan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus bekerja sama dengan BGN dan menantikan kebijakan lanjutan yang akan diumumkan mengenai pelaksanaan program tersebut. "Bagaimana nanti kebijakan baru akan disiapkan oleh BGN sebagai lembaga yang memiliki kewenangan dalam menyelenggarakan MBG," katanya.

TerPopuler