bengkalispos.com- Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Jumat (10/7), mengimbau Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk mematuhi komitmen yang diatur dalam kerangka kesepakatan perdamaian yang ditandatangani oleh kedua belah pihak bulan lalu, yang dikenal sebagai Nota Kesepahaman Islamabad.
Dalam panggilan telepon dengan Presiden Iran Masoud Pizishkian, Perdana Menteri Sharifv meminta Iran serta pihak-pihak lain untuk bersikap tenang dan menghindari tindakan apa pun yang berpotensi mengancam kesepakatan damai yang "sulit diraih" dalam beberapa bulan terakhir, demikian pernyataan dari kantor Perdana Menteri Pakistan, dilansir dari Antara, Sabtu (11/7).
Menerangkan perjanjian kerangka kerja yang dicapai melalui perantaraan Pakistan, sebagai dasar yang berkelanjutan untuk mendorong saling pemahaman, rasa hormat, dan kesejahteraan bersama di kawasan serta wilayah yang lebih luas; Sharif menyampaikan kekhawatiran mendalam terkait meningkatnya ketegangan baru-baru ini di Timur Tengah serta menekankan pentingnya segera memulihkan perdamaian dan stabilitas regional.
Dengan menegaskan kembali komitmen kuat Pakistan terhadap perdamaian regional, Perdana Menteri Sharif meyakinkan Presiden Pezeshkian tentang kemampuan Pakistan untuk terus menjalankan peran yang adil dan tulus dalam memfasilitasi dialog serta mendukung segala upaya untuk menjaga perdamaian dan stabilitas.
Merupakan tanggapan terhadap permintaan Perdana Menteri Sharif, Presiden Pezeshkian menyampaikan terima kasih atas kepemimpinan Pakistan karena hadir dalam upacara pemakaman tokoh tertinggi Iran sebelumnya, Ayatollah Ali Khamenei yang meninggal pada 28 Februari, pada hari pertama perang.
Ia juga menegaskan kembali komitmen Iran terhadap perdamaian dan mengapresiasi dukungan positif dari Pakistan serta usaha sungguh-sungguh untuk menjaga stabilitas di kawasan.
Kedua pemimpin memeriksa pelaksanaan keputusan yang diambil saat kunjungan Pezeshkian ke Islamabad bulan lalu dan sepakat untuk mempercepat tindakan selanjutnya guna memperkuat kerja sama bilateral dalam berbagai sektor.
Mereka juga sepakat untuk menjaga hubungan yang erat dan melanjutkan konsultasi mengenai isu-isu yang berkaitan dengan kepentingan bersama serta perdamaian regional.