Pratu Galuh Nugraha, Anggota POM TNI Tewas Ditembak Rekot Saat Tangkap Narkoba -->

Pratu Galuh Nugraha, Anggota POM TNI Tewas Ditembak Rekot Saat Tangkap Narkoba

30 Jul 2026, Kamis, Juli 30, 2026
Ringkasan Berita:
  • Sersan Galuh Nugraha, anggota POM TNI yang berasal dari Aceh Timur, gugur saat sedang membantu penangkapan pengedar narkoba di Bireuen dan dikebumikan dengan upacara militer.
  • Para korban terkena tembakan senapan recoil saat polisi mengejar tersangka; satu tersangka ditangkap, tiga lainnya masih dalam pencarian.
  • Video CCTV kejadian yang menyebar di media sosial, sementara Polda Aceh sedang berduka dan mengajarkan masyarakat untuk tidak menyebarkan data yang belum dikonfirmasi.
 

NEWS.COM- Seorang anggota Polisi Militer (POM) TNI dilaporkan meninggal dunia saat sedang melakukan penangkapan terhadap bandar narkoba di Kabupaten Bireuen, pada hari Sabtu (25/7/2026).

Berdasarkan pencarian di news.com, korban dikenal sebagai Pratu Galuh Nugraha.

Ia terdaftar sebagai anggota Gakkumwal Subdenpom IM/1-1 Bireuen.

Sementara Pratu adalah singkatan dari Prajurit Satu, pangkat yang berada di urutan kedua terendah dalam struktur Tamtama TNI Angkatan Darat dan Angkatan Udara.

Pratu Galuh bukan berasal dari Kabupaten Bireuen, melainkan datang dari Gampong Julok Rayeuk Utara, Kecamatan Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur.

Pengumuman kematian Pratu Galuh disebarkan melalui akun Instagram resmi Pomdam Iskandar Muda Aceh.

Almarhum adalah seorang prajurit yang menunjukkan komitmen, keberanian, dan kesetiaan yang besar dalam mendukung usaha pemberantasan peredaran narkoba ilegal.

"Ia juga menunjukkan naluri tentara penegak hukum yang luar biasa saat membantu polisi dalam penangkapan bandar narkoba. Kehilangan Pratu Galuh Nugraha menjadi duka besar bagi keluarga, rekan sejawat, dan institusi TNI AD," demikian tulis Pomdam Iskandar Muda Aceh dalam pernyataannya, dilaporkan news.com, Kamis (30/7/2026).

Pratu Galuh telah dikebumikan di kampung halamannya dengan upacara militer pada hari Minggu (26/7/2026).

Tertembak Peluru Rekoset dari Senjata Petugas Polisi

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, memberikan penjelasan mengenai rangkaian peristiwa yang terjadi terhadap Pratu Galuh.

Semua dimulai ketika para anggota polisi berupaya menangkap seseorang yang diduga sebagai bandar narkoba.

Saat dikejar, pelaku mencoba melarikan diri dengan menggunakan mobil.

Sampai di tempat kejadian, tepatnya di depan SPBU Juli, Gampong Cot Meurak, Kabupaten Bireuen.

Orang yang sebenarnya tidak sedang menjalankan tugas pada saat itu berusaha memberikan bantuan kepada anggota polisi.

Petugas polisi sempat menembakkan senjata kepada tersangka.

Namun, sayangnya peluru yang memantul mengenai seorang warga yang ikut serta dalam proses penangkapan.

Korban kemudian dibawa ke rumah sakit, yang setelahnya diketahui bahwa yang bersangkutan adalah anggota POM TNI.

Pada saat kejadian, ada empat orang yang diduga sebagai pelaku di dalam kendaraan. Satu orang yang diduga merupakan anggota Brimob berhasil kami tangkap, sedangkan tiga tersangka lainnya kabur dan hingga saat ini masih dalam pencarian.

"Selama proses pengejaran, petugas sempat melepaskan tembakan ke arah tersangka. Peluru yang memantul kemudian mengenai seorang warga yang ikut membantu dalam penangkapan, yang kemudian diketahui merupakan anggota POM TNI," jelas Kombes Pol Joko, seperti tertulis dalam pernyataannya.

Ia melanjutkan, dari operasi tersebut, satu orang yang diduga merupakan anggota Brimob tertentu berhasil ditangkap.

Sementara tiga tersangka pelaku lainnya kabur dan hingga saat ini masih dalam pencarian oleh petugas.

Polda Aceh Ikut Berduka

Kematian Pratu Galuh menjadi pertanyaan bagi Polda Aceh.

Karena itu, Kombes Pol Joko menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta rekan kerjanya.

Peristiwa ini menyebabkan duka bagi seluruh kami. Dengan nama keluarga besar Polda Aceh, serta seluruh jajaran, sekali lagi kami menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum Pratu Galuh Nugraha, serta kepada seluruh anggota Tentara Nasional Indonesia.

Ia menunjukkan insting seorang petugas penegak hukum yang luar biasa saat membantu polisi dalam penangkapan bandar narkoba.

"Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," ujarnya.

Video Kejadian Viral

Berdasarkan pencarian di news.com, momen kejadian kematian Pratu Galuh pernah terekam oleh kamera CCTV dan menyebar melalui media sosial.

Pada awalnya, suasana jalan di depan SPBU Juli, Gampong Cot Meurak, Kabupaten Bireuen terlihat biasa saja.

Kemudian para tahanan mulai menunjukkan pernyataan saat polisi memulai operasi penangkapan.

Dimulai dengan upaya menghalangi mobil yang dinaiki tersangka pengedar narkoba menggunakan truk dan sepeda motor.

Namun para pelaku nekat menghancurkan hingga merobohkan sepeda motor tersebut.

Petugas yang tidak ingin kehilangan targetnya kemudian mengambil tindakan tegas dengan menembakkan peluru ke arah mobil yang dicurigai sebagai kendaraan pelaku.

Namun, sayangnya, satu dari peluru tersebut memantul dan menyebabkan Pratu Galuh kehilangan nyawanya.

Mengenai kejadian tersebut, Kombes Pol Joko mengajak seluruh warga untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh, serta tidak menyebarkan data, gambar, video, atau cerita yang belum jelas kebenarannya.

"Jika masyarakat yang mengetahui atau menyaksikan langsung kejadian tersebut, kami berharap mereka bersedia memberikan keterangan kepada penyidik untuk membantu proses pengungkapan perkara," tutupnya.

(news.com/Endra)

TerPopuler