
Pelatihan ini dihasilkan dari kerja sama strategis antara PIER Universitas Paramadina, Konrad Adenauer Stiftung (KAS), Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, serta berada di bawah pengawasan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI).
Kegiatan dimulai secara resmi pada Selasa, 4 Agustus 2026, oleh Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdikpora DIY, Dr Wiwik Indriyani SPd MSi. Pada pidatonya, Wiwik menyambut positif penyelenggaraan pelatihan ini. Ia menekankan bahwa peningkatan kapasitas dan kepemimpinan guru perempuan merupakan salah satu prioritas utama yang menjadi fokus Disdikpora DIY.
Wiwik menekankan bahwa guru wanita menghadapi tantangan kepemimpinan yang unik karena sering kali menjalani peran ganda, baik sebagai profesional di sekolah maupun sebagai ibu di rumah. Oleh karenanya, perempuan memerlukan kemampuan kepemimpinan serta strategi yang tepat untuk mengatur berbagai peran tersebut.
"Wanita memiliki peran ganda, yaitu sebagai profesional di sekolah dan sebagai ibu di rumah. Oleh karena itu, perempuan perlu memiliki kemampuan, strategi, serta panduan kepemimpinan," kata Wiwik.
Ia juga menekankan pentingnya pembentukan karakter kepemimpinan yang kuat dan berani dalam mengambil keputusan. Dalam situasi tertentu, perempuan perlu belajar bersikap "maskulin" saat menjalankan peran kepemimpinannya tanpa kehilangan sifat asli dan kekuatan mereka sebagai perempuan.
Baca selengkapnya