5 Tahapan SPMB STIS 2026, Wajib Diketahui Sebelum Pendaftaran Dimulai -->

5 Tahapan SPMB STIS 2026, Wajib Diketahui Sebelum Pendaftaran Dimulai

3 Agu 2026, Senin, Agustus 03, 2026
5 Tahapan SPMB STIS 2026, Wajib Diketahui Sebelum Pendaftaran Dimulai
Ringkasan Berita:
  • Pendaftaran SPMB Politeknik Statistika STIS 2026 akan dilaksanakan bagi lulusan SMA/MA dan SMK/MAK melalui situs resmi Sekolah Kedinasan BKN setelah pengumuman jadwal resmi dari Kementerian PAN-RB.
  • Proses pemilihan terdiri dari lima tahap, yaitu Pemeriksaan Administratif, SKD, Ujian Matematika, Psikotes dan Wawancara, serta Uji Kesehatan dan Kebugaran.
  • Calon peserta diwajibkan mempersiapkan dokumen administratif, memenuhi aturan akademik, serta menyiapkan diri menghadapi seluruh tahapan seleksi sejak awal.

NEWS.COM - Politeknik Statistika STIS kembali mempersiapkan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Tahun Akademik 2026/2027 sebagai bagian dari proses penerimaan siswa baru di lingkungan sekolah kedinasan yang diadakan oleh pemerintah.

Sebagai lembaga pendidikan tinggi yang berada di bawah naungan Badan Pusat Statistik (BPS), STIS memainkan peran penting dalam menghasilkan tenaga ahli di bidang statistik, komputasi statistik, serta analisis data guna mendukung penyusunan kebijakan pembangunan nasional.

Selama menjalani pendidikan, mahasiswa akan diberikan berbagai kompetensi akademis dan praktis yang berkaitan dengan pengumpulan, pengolahan, analisis, serta penyajian data statistik yang menjadi dasar dalam pengambilan keputusan di berbagai sektor pemerintahan.

Dalam penyelenggaraan tahun akademik 2026/2027, Politeknik Statistika STIS kembali menyediakan kesempatan bagi lulusan pendidikan menengah, termasuk lulusan atau siswa kelas XII SMA/MA serta SMK/MAK yang memenuhi kriteria untuk mengikuti tahapan seleksi.

Pendaftaran akan dilakukan secara online sebagai bagian dari Seleksi Sekolah Kedinasan Tahun 2026 melalui situs resmi Sekolah Kedinasan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Kemudian dilanjutkan ke situs resmi SPMB Politeknik Statistika STIS untuk menyelesaikan proses pendaftaran dan mengunggah dokumen yang diperlukan.

Meski jadwal pendaftaran resmi belum diumumkan, Politeknik Statistika STIS telah menegaskan bahwa pengumuman SPMB Tahun Akademik 2026/2027 akan dirilis setelah pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) mengumumkan jadwal resmi Seleksi Sekolah Kedinasan 2026.

Oleh karena itu, calon peserta masih memiliki kesempatan untuk mempersiapkan diri.

Dimulai dari melengkapi dokumen administrasi, memahami materi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), meningkatkan kemampuan matematika, hingga menjaga kesehatan sebagai persiapan menghadapi seluruh tahapan seleksi.

Seleksi SPMB Politeknik Statistika STIS 2026 akan diadakan melalui lima tahap yang dirancang untuk mengevaluasi kelayakan peserta secara menyeluruh, mulai dari aspek administratif, kemampuan akademik, karakter, hingga kondisi kesehatan dan kebugaran fisik.

Setiap tahap memiliki peran yang berbeda dan sama-sama memengaruhi kesempatan peserta untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya.

Oleh karena itu, memahami proses seleksi, materi yang diujikan, serta persyaratan pendaftaran dari awal menjadi langkah yang penting agar calon mahasiswa dapat mempersiapkan diri secara maksimal sebelum pendaftaran resmi dibuka.

Pendaftaran SPMB Politeknik Statistika STIS 2026 Dilakukan Melalui 5 Tahap

Mengutip dari laman pada SPMB Tahun Akademik 2026/2027, proses seleksi akan dilakukan secara bertahap untuk memastikan peserta memiliki kompetensi akademik, karakter, serta kondisi fisik yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan di Politeknik Statistika STIS.

Berikut lima tahapan seleksinya:

1. Seleksi Administrasi

Tahapan pertama berupa pemeriksaan kelengkapan dan keabsahan dokumen pendaftaran.

Peserta mendaftar secara online melalui portal Sekolah Kedinasan BKN, kemudian melanjutkan proses pendaftaran di portal resmi SPMB STIS.

Banyak dokumen seperti surat keterangan lulus atau ijazah, identitas pribadi, foto, serta berkas pendukung lainnya akan diverifikasi pada tahap ini.

Hanya peserta yang memenuhi seluruh kriteria administratif yang berhak melanjutkan ke tahap selanjutnya.

2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

Ujian Kompetensi Dasar dilaksanakan melalui sistem Computer Assisted Test (CAT) yang diadakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Materi yang diujikan meliputi:

  • Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
  • Tes Inteligensia Umum (TIU)
  • Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

Peserta diwajibkan memenuhi nilai minimum (passing grade) sesuai aturan pemerintah agar dapat mengikuti tahap seleksi berikutnya.

3. Seleksi Lanjutan I (Ujian Matematika)

Proses ini merupakan salah satu tahap pemilihan yang paling penting karena menguji kemampuan matematika para calon mahasiswa.

Materi yang diujikan antara lain:

  • Logika matematika
  • Aljabar
  • Kalkulus dasar
  • Statistika dasar
  • Peluang

Kemampuan berpikir analitis, ketelitian, serta penyelesaian soal secara sistematis menjadi aspek utama yang dinilai pada tahapan ini.

4. Seleksi Lanjutan II (Psikotes dan Wawancara)

Langkah berikutnya meliputi ujian psikologi dan wawancara.

Tes psikologis bertujuan untuk mengevaluasi berbagai aspek psikologis peserta, antara lain:

  • Kemampuan berpikir logis
  • Stabilitas emosi
  • Penyesuaian diri
  • Potensi kepemimpinan

Di sisi lain, wawancara dilakukan guna mengungkap motivasi, integritas, komitmen, kepribadian, serta kesiapan peserta dalam mengikuti pendidikan di sekolah kedinasan.

5. Seleksi Lanjutan Ketiga (Pemeriksaan Kesehatan dan Kondisi Fisik)

Langkah terakhir meliputi pemeriksaan kesehatan dan kondisi fisik secara menyeluruh.

  • Pemeriksaan kesehatan meliputi:
  • Pemeriksaan laboratorium
  • Pemeriksaan organ dalam
  • Tekanan darah
  • Pemeriksaan penglihatan, termasuk batas toleransi miopia maksimal -6 dioptri
  • Pemeriksaan kondisi fisik lainnya

Selanjutnya peserta mengikuti ujian kebugaran yang bisa mencakup lari, push-up, sit-up, atau jenis ujian fisik lain sesuai dengan standar yang ditentukan.

Persyaratan Pendaftaran STIS

Berdasarkan aturan seleksi tahun sebelumnya, berikut beberapa persyaratan yang harus dipersiapkan oleh peserta:

Persyaratan Umum

  • Sehat jasmani dan rohani
  • Bukan buta warna, baik secara keseluruhan maupun sebagian
  • Myopia maksimal 6 dioptri
  • Belum pernah menikah dan bersedia tetap tidak menikah selama menjalani pendidikan hingga menjadi PNS
  • Tidak memiliki keterikatan dinas dengan instansi lain
  • Tidak pernah mengundurkan diri atau dipecat dari STIS sebelumnya

Persyaratan Akademik

  • Lulusan atau siswa kelas XII SMA/MA serta SMK/MAK dari berbagai jurusan
  • Nilai Matematika dan Bahasa Inggris paling sedikit 80,00 dari skala 100 atau setara dengan 3,20 dari skala 4
  • Lulusan mengacu pada nilai dalam ijazah, sementara siswa kelas XII menggunakan nilai rapor semester ganjil.

Dokumen yang Harus Disiapkan

Beberapa dokumen yang biasanya diperlukan antara lain:

  • KTP atau Kartu Keluarga yang sudah diverifikasi oleh Dukcapil
  • Ijazah atau Bukti Kelulusan
  • Transkrip nilai atau rapor

Foto terbaru dengan latar merah sesuai aturan BKN

Aturan Usia dan Jalur Pendaftaran

Untuk jalur biasa, peserta yang mendaftar umumnya memiliki usia paling sedikit 16 tahun dan paling banyak 22 tahun pada tanggal 1 September di tahun yang berlaku.

Selain jalur biasa, tersedia juga:

Jalur afirmasi bagi Orang Asli Papua (OAP) yang memerlukan surat keterangan dari Majelis Rakyat Papua

Jalur perekrutan yang ditujukan bagi peserta dari wilayah mitra kerja sama dengan memenuhi ketentuan tempat tinggal dan aturan lainnya

(news.com/Farra)

Artikel Lain yang Berkaitan dengan Sekolah Kedinasan dan Politeknik Statistika

TerPopuler