BERITA TERKINI, AMPB Siap Menuju Jakarta Hari Ini, Akan Demo di DPR RI -->

BERITA TERKINI, AMPB Siap Menuju Jakarta Hari Ini, Akan Demo di DPR RI

20 Agu 2026, Kamis, Agustus 20, 2026
BERITA TERKINI, AMPB Siap Menuju Jakarta Hari Ini, Akan Demo di DPR RI

JATENG.COM, PATI - Sejumlah aktivis dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) berangkat ke Jakarta dari area Alun-alun Pati, Kamis (20/8/2026) siang.

Keberangkatan ini adalah tahap awal sebelum aksi demonstrasi besar yang digelar oleh konsorsium Aliansi Rakyat Indonesia Bersatu (ARIB) di depan Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026.

Pada aksi tersebut, mereka meminta Puan Maharani dan rekan-rekannya untuk menyetujui RUU Pengambilalihan Aset serta menerapkan hukuman mati bagi pelaku korupsi.

Koordinator AMPB, Teguh Istiyanto mengatakan bahwa tim pendahulu ini dikirim menggunakan dua kendaraan dan terdiri dari 12 orang.

Kelompok awal tersebut bertugas melakukan penggabungan, koordinasi teknis, serta penyuluhan sebelum massa yang lebih besar dari Pati datang.

Ini sebagai awal, untuk konsolidasi dan koordinasi serta sosialisasi ke Jakarta.

"Kemudian warga Pati mengikuti pada 26 Agustus 2026," kata Teguh.

Untuk mengatasi keterbatasan dana perjalanan, para aktivis membawa persediaan logistik sendiri berupa kebutuhan pokok seperti beras dan mi instan.

Teguh mengatakan, perjalanan ini dilakukan secara sukarela murni tanpa dukungan dari pihak luar.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya menghadapi berbagai tekanan dan kendala dalam memantau agenda aksi menuju Ibu Kota.

Namun demikian, ia menegaskan komitmen kelompoknya untuk terus masuk ke Ibu Kota dan menyampaikan aspirasi kepada parlemen.

"Demi Allah, apa pun yang terjadi kami harus sampai ke DPR RI. Mohon doakan kami dan terus dampingi kami sepanjang jalur, tolong bantu kami agar lancar sampai tujuan," tegasnya.

Karena tidak ada bantuan transportasi dari pihak luar maupun pemerintah setempat, Teguh menekankan bahwa gerakan mereka tidak bertujuan mencari popularitas atau kekuasaan, melainkan untuk kemajuan bangsa.

Tujuan kami hanya agar negara ini menjadikeadaan yang baik dan Tuhan yang pengampun(negeri yang indah dan dilindungi Tuhan yang Maha Pengampun-red.), kata dia.

Ia juga mengkritik kurangnya empati dari para pemangku kepentingan yang diberi gaji dari anggaran negara.

"Kami tidak menerima gaji dari pemerintah, namun kami berjuang demi negara. Mereka yang menerima gaji dari pemerintah justru enggan berjuang untuk negara. Itu sangat naif," tutupnya.(*)

TerPopuler