Buka Sekolah Rakyat Terintegrasi, KSP Dudung Minta Hak Pendidikan Berkualitas untuk Semua -->

Buka Sekolah Rakyat Terintegrasi, KSP Dudung Minta Hak Pendidikan Berkualitas untuk Semua

5 Agu 2026, Rabu, Agustus 05, 2026
Buka Sekolah Rakyat Terintegrasi, KSP Dudung Minta Hak Pendidikan Berkualitas untuk Semua
Ringkasan Berita:
  • KSP meluncurkan MPLS SRT 4 Kabupaten Bandung yang menampung 560 siswa sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menyediakan pendidikan berkualitas untuk seluruh anak.
  • Sekolah yang memiliki sistem asrama lengkap dilengkapi dengan ruang kelas, tempat tinggal siswa, perumahan guru, area makan, tempat ibadah, serta sarana olahraga yang bertujuan untuk mendukung proses belajar mengajar.
  • Pengembangan SRT 4 dilakukan melalui kerja sama antara pemerintah dan BUMN untuk memperluas kesempatan pendidikan yang bersifat inklusif dan berkelanjutan.

NEWS.COM, JAKARTA- Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman menekankan bahwa kehadiran Sekolah Berasrama Terpadu Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 4 Kabupaten Bandung di Soreang mencerminkan komitmen pemerintah dalam memastikan hak dasar pendidikan berkualitas bagi seluruh anak dari berbagai lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Menurut Dudung, pembangunan infrastruktur pendidikan yang bersifat inklusif ini ditujukan untuk memperluas akses dan kesempatan belajar yang sama, khususnya bagi anak-anak yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang kurang mampu.

Hal itu diungkapkan oleh Dudung Abdurachman saat meresmikan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk 560 siswa di lokasi sekolah, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026).

Dudung menjelaskan, keterpaduan yang selaras antara kementerian dan lembaga negara merupakan faktor penting dalam menyediakan layanan pendidikan asrama yang layak, menyeluruh, dan berkelanjutan di tingkat daerah.

"SRT 4 Kabupaten Bandung merupakan komitmen nyata pemerintah dalam memastikan seluruh anak bangsa mendapatkan hak pendidikan berkualitas tanpa terkecuali. Kesiapan infrastruktur dan ekosistem pendidikan di Soreang menjadi contoh positif bagaimana kerja sama antarlembaga mampu menyediakan layanan pendidikan yang memadai untuk membentuk sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas," ujar Dudung.

Untuk memastikan kenyamanan siswa selama menjalani pendidikan, Kantor Staf Presiden (KSP) bekerja sama dengan Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan Umum telah memastikan bahwa seluruh fasilitas pendukung di kawasan terpadu tersebut telah siap digunakan secara penuh.

Infrastruktur tersebut mencakup bangunan sekolah dasar (SD) yang memiliki 56 siswa, jenjang sekolah menengah pertama (SMP) dengan jumlah siswa sebanyak 229 orang, serta sekolah menengah atas (SMA) yang menerima 275 siswa.

Seluruh fasilitas kelas terhubung dengan asrama siswa, perumahan guru, ruang makan, tempat ibadah, hingga gedung multifungsi.

Dudung berharap, kehadiran asrama dan fasilitas olahraga lengkap di SRT 4 Soreang tidak hanya mampu meningkatkan prestasi akademik siswa, tetapi juga mampu membentuk kemandirian, karakter yang mulia, serta kemampuan bersaing generasi muda dalam menghadapi tantangan global di masa depan.

Kawasan pendidikan terpadu SRT 4 Kabupaten Bandung dibangun dengan kerja sama dari BUMN.

Kepala Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero), Dian Sovana menyampaikan bahwa penyelesaian pembangunan fisik sekolah tersebut merupakan wujud nyata kontribusi dari jajaran BUMN dalam mendukung keberhasilan program strategis pemerintah di bidang sosial dan pendidikan.

Kami bersyukur bahwa pembangunan SRT 4 Kabupaten Bandung telah selesai dan kini mulai dimanfaatkan oleh masyarakat. Untuk Brantas Abipraya, setiap infrastruktur yang kami bangun harus memberikan manfaat langsung. Sekolah ini diharapkan menjadi tempat belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas sehingga mampu membuka peluang lebih besar bagi anak-anak Indonesia dalam mendapatkan pendidikan yang layak," ujar Dian Sovana.

TerPopuler