
JATENG.COM, PURWOKERTO- UPT Perpustakaan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto memperkenalkan berbagai layanan dan fasilitas perpustakaan kepada mahasiswa baru melalui kegiatan Pendidikan Pengguna (User Education) Tahun 2026.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 26-28 Agustus 2026, sebagai bagian dari usaha memberikan bekal kepada mahasiswa baru sebelum memulai kegiatan perkuliahan.
Pelaksanaan pada hari Rabu dan Kamis (26-27 Agustus 2026) dilaksanakan di Auditorium Utama Kampus 1 UIN Saizu Purwokerto.
Pada hari Jumat (28/8/2026), kegiatan diadakan di Kampus 2 Purbalingga, masing-masing berlangsung di Aula Fakultas Dakwah dan Aula Fakultas Saintek.
Seluruh mahasiswa baru Universitas Islam Negeri Saizu Tahun 2026 mengikuti kegiatan yang dibimbing oleh staf UPT Perpustakaan.
Mereka dikenalkan dengan berbagai layanan, fasilitas, koleksi, serta aturan yang mampu mendukung kegiatan akademik, penelitian, dan literasi selama menjalani pendidikan di UIN Saizu.
Kepala UPT Perpustakaan UIN Saizu, Indah Wijaya Antasari, menyampaikanUser Educationadalah program yang harus diikuti oleh mahasiswa baru secara rutin.
"Benar, semua mahasiswa UIN Saizu, khususnya mahasiswa baru, diwajibkan mengikuti pendidikan pengguna perpustakaan. Program User Education 2026 ini bertujuan agar mahasiswa baru tidak kaget dengan sistem pembelajaran di perkuliahan," katanya.
Menurut Indah, cara belajar di universitas berbeda dibandingkan tingkat SMA.
Mahasiswa diharapkan lebih mandiri dalam mencari data dan bahan pembelajaran guna mendukung proses perkuliahan.
Oleh karena itu, perpustakaan tidak hanya dianggap sebagai tempat untuk membaca atau meminjam buku, tetapi juga berfungsi sebagai ruangan yang mendukung mahasiswa dalam menemukan berbagai sumber informasi.
"Perpustakaan berkomitmen untuk membimbing hingga mereka menikmati perkuliahan, mengerjakan tugas, dan merasa lebih mudah. Kami menyediakan sumber-sumber yang dapat digunakan untuk mengerjakan tugas. Bahkan jika tidak tersedia, mahasiswa dapat mengajukan permintaan, dan kami akan mencarikannya," jelasnya.
Perkenalkan Fasilitas Perpustakaan dengan Empat Tingkat
Pada kegiatan tersebut, mahasiswa baru juga diajarkan mengenai fasilitas yang ada di gedung Perpustakaan UIN Saizu.
Bangunan perpustakaan terdiri dari empat lantai yang masing-masing memiliki fungsi dan layanan yang berbeda.
Lantai pertama digunakan sebagai area administrasi, tempat penyimpanan barang, dan ruang menunggu.
Berikut adalah beberapa variasi dari teks yang diberikan: 1. Lantai pertama menawarkan fasilitas multimedia, ruang diskusi, dan komputer yang dapat digunakan untuk akses. 2. Pada lantai satu terdapat layanan multimedia, ruang diskusi, serta komputer untuk penggunaan. 3. Fasilitas multimedia, ruang diskusi, dan komputer tersedia di lantai pertama. 4. Di lantai satu, tersedia layanan multimedia, ruang diskusi, dan komputer untuk akses. 5. Lantai pertama menyediakan berbagai layanan seperti multimedia, ruang diskusi, dan komputer yang bisa diakses. 6. Terdapat layanan multimedia, ruang diskusi, dan komputer untuk akses di lantai satu. 7. Pada lantai pertama terdapat ruang diskusi, fasilitas multimedia, serta komputer yang dapat digunakan. 8. Lantai satu dilengkapi dengan layanan multimedia, ruang diskusi, dan komputer untuk keperluan akses.bookless library, hingga fasilitas photobooth.
Lantai dua berfungsi sebagai ruang koleksi lalu lintas dan tangki. Ruangan ini dilengkapi komputer untuk layanan peminjaman mandiri.
Di lantai yang sama terdapat juga BI Corner serta Museum atau Pojok Panginyongan yang berfungsi sebagai ruang untuk memperkenalkan budaya lokal Banyumas.
Di sisi lain, lantai tiga digunakan sebagai area referensi. Mahasiswa mampu menemukan berbagai sumber pendidikan, seperti kitab hadis, tesis, serta jurnal ilmiah.
Selain itu, lantai empat digunakan sebagai ruang pemrosesan, ruang rapat, serta beberapa fungsi pendukung dalam kegiatan perpustakaan.
Mahasiswa Diperbolehkan Meminjam Lima Buku
Selain mengenalkan fasilitas, kegiatan User Educationjuga memberikan pemahaman kepada mahasiswa baru tentang aturan peminjaman koleksi.
Setiap mahasiswa diperbolehkan meminjam maksimal lima buku dalam waktu tujuh hari. Masa peminjaman bisa diperpanjang sebanyak dua kali sesuai aturan yang berlaku di perpustakaan.
Mahasiswa juga diberi peringatan agar memperhatikan tenggat waktu pengembalian buku. Keterlambatan akan dikenakan denda sebesar Rp1.000 per buku setiap harinya.
Jika buku yang dipinjam hilang, mahasiswa harus menggantinya sesuai aturan yang berlaku di perpustakaan. Selain penggantian buku, terdapat biaya administrasi dan pemeriksaan sebesar Rp10.000 per buku.
Indah berharap program pendidikan pengguna dapat membantu mahasiswa baru lebih memahami serta menggunakan perpustakaan secara mandiri.
Menurutnya, mahasiswa bisa mendapatkan wawasan yang lebih luas dengan memanfaatkan berbagai sumber yang tersedia di perpustakaan.
"Mahasiswa diharapkan mampu memperoleh sesuatu yang bahkan mungkin tidak diajarkan oleh dosen. Oleh karena itu, mahasiswa perlu mengenal dan memanfaatkan layanan perpustakaan UIN Saizu secara maksimal," ujarnya.
Melalui User Education2026, UPT Perpustakaan UIN Saizu berharap mahasiswa baru tidak hanya memandang perpustakaan sebagai tempat penyimpanan buku.
Mereka juga harus menjadikannya sebagai salah satu area utama untuk belajar, melakukan penelitian, berdiskusi, serta meningkatkan kemampuan literasi selama menjalani kehidupan akademik di universitas. (***)