
Menurut Dony, aksi ini adalah rencana tahunan yang bertujuan meningkatkan kesadaran terhadap sesama. Pelaksanaannya direncanakan berlangsung dari September hingga November 2026, tetapi sudah mulai diperkenalkan sejak Agustus.
"Humanitarian Solidarity Movement adalah salah satu agenda tahunan yang berfokus pada penguatan rasa solidaritas dan kerja sama masyarakat dalam mendukung berbagai misi kemanusiaan," ujar Dony.
Ia menegaskan bahwa gerakan tersebut bersifat sukarela. "Intinya adalah individu, bukan kelompok, murni sukarela dan tidak ada unsur paksaan. Prinsip utama dari gerakan kemanusiaan berlandaskan kebebasan, transparansi, dan akuntabilitas," katanya.
Uang yang terkumpul, menurut Dony, akan dialokasikan untuk penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, pembinaan para relawan, serta kegiatan donor darah.
Baca selengkapnya