Bupati Mimika: Sekolah Rakyat Kurang Fasilitas dan Hanya Tempat 60 Siswa -->

Bupati Mimika: Sekolah Rakyat Kurang Fasilitas dan Hanya Tempat 60 Siswa

3 Agu 2026, Senin, Agustus 03, 2026
Bupati Mimika: Sekolah Rakyat Kurang Fasilitas dan Hanya Tempat 60 Siswa
Ringkasan Berita:
  • Sekolah Rakyat di Kabupaten Mimika tidak menerima siswa baru untuk tahun ajaran 2026/2027 dikarenakan keterbatasan sarana dan prasarana.
  • Saat ini proses pembelajaran masih dilaksanakan di Wisma Atlet sebagai tempat sementara hingga pembangunan gedung tetap oleh pemerintah pusat selesai.

Liputan Jurnalis PapuaTengah.com, Feronike Rumere

-PAPUATENGAH.COM, TIMIKA– Pemerintah Kabupaten Mimika menegaskan bahwa Sekolah Rakyat (SR) di Timika tidak akan menerima siswa baru pada tahun pelajaran 2026/2027.

Hal tersebut terjadi karena fasilitas belajar yang tersedia masih kurang memadai karena gedung tetap belum selesai dibangun.

Bupati Mimika Johannes Rettob menyampaikan bahwa saat ini Sekolah Rakyat masih memanfaatkan Wisma Atlet sebagai tempat sementara.

Ada 60 siswa yang masih mengikuti kegiatan pembelajaran, yaitu 30 siswa dari jenjang SMP dan 30 siswa dari jenjang SMA.

"Pada tahun ini di Mimika, kita tidak merekrut siswa baru karena kita tidak memiliki fasilitas. Sekolah kita saat ini merupakan sekolah sementara. Oleh karena itu, sambil menunggu bangunan selesai, kita baru dapat menerima siswa baru," kata Johannes Rettob saat diwawancarai, di Kantor Pusat Pemerintahan, SP 3, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (3/8/2026).

Johannes menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Mimika terus mengawasi pelaksanaan pembelajaran di Sekolah Rakyat, termasuk perkembangan jumlah siswa serta alasan jika ada peserta didik memutuskan untuk berhenti.

Ia menekankan bahwa pembangunan gedung tetap Sekolah Rakyat menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.

Sementara pemerintah daerah hanya menyediakan lahan, tenaga pengajar, dan calon siswa.

"Sekolah Rakyat dibangun oleh pemerintah pusat. Kami tidak terlibat dalam apa pun. Kita tidak tahu kapan, semoga segera. Jadi, bola tidak ada di tangan kami, melainkan berada di Jakarta," katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Mimika, Emelia Samara, menyampaikan bahwa Pemkab Mimika sedang menyiapkan secara matang pembangunan Sekolah Rakyat.

Pemerintah daerah saat ini sedang mempersiapkan lahan seluas 8,2 hektare di Kampung Iwaka, yaitu di area bekas asrama.

Selain persiapan lahan, pemerintah juga akan melakukan pemindahan beberapa rumah yang masih berdiri di lokasi tersebut agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera dilakukan. (*)

TerPopuler