
-MEDAN.com, PAKPAK BHARAT- Di tengah meriahnya perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 81 di lapangan Kasean Banurea, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Senin (17/8/2026).
Kepala daerah Kabupaten Pakpak Bharat memberikan dua penghargaan kepada TNI dan Polri.
Penghargaan tersebut diserahkan kepada Komandan Batalyon Infanteri 906/Sanalenggam (SG), Letkol Inf. Rachmat Shaleh dan Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Muhammad Agustiawan.
Kepala Daerah Kabupaten Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor memberikan apresiasi kepada TNI-Polri karena sinergi yang baik antara pemerintah kabupaten Pakpak Bharat dalam mendukung ketahanan pangan.
"Di mana sangat membantu kami dan masyarakat khususnya dalam bidang ketahanan pangan, seperti telur ayam dan ikan," kata Franc Bernhard Tumanggor saat diwawancarai Medan.
Selain itu, ketahanan pangan ini juga berkontribusi terutama dalam menyediakan makanan bergizi gratis (MBG).
Di manakah bahan tersebut diperoleh dari luar Pemkab Pakpak Bharat.
Ketersediaan ketahanan pangan menyebabkan produksi lokal menjadi lebih terjangkau harganya.
"Yang dulu kita hampir membutuhkan, misalnya untuk MBG dan berbagai hal lain dari luar, sekarang kita sudah mampu memproduksi sendiri secara lokal dengan harga yang sangat murah," katanya.
Ia menjelaskan bahwa ketersediaan pangan telah diinstruksikan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Dalam Negeri Tito Karnavian terkait inflasi bahan pokok.
Sehingga pihaknya berhasil menekankan tingginya harga bahan pokok, salah satunya telur bebek yang mencapai Rp 7 ribu per butir, hingga kini harganya turun menjadi sekitar Rp 4 ribu.
"Semua ini berdasarkan perintah dari Bapak Presiden Prabowo Subianto serta Kementerian Dalam Negeri, Tito Karnavian, yang setiap hari Senin selalu memimpin rapat mengenai inflasi. Kami telah mewujudkan pengendalian inflasi di daerah Pakpak Bharat khususnya, sudah kita tekan, dari harga telur bebek yang semula Rp7.000-an kini berada di kisaran Rp3.000–Rp4.000." lanjutnya.
Pada bulan mendatang. Pihak terkait juga telah menyiapkan kandang peternakan sapi sehingga membawa sapi dari Australia ke Pakpak Bharat ini.
Menurutnya, keterpaduan antara pemerintah kabupaten dengan TNI-Polri berjalan dengan baik sehingga masyarakat dapat menikmati asupan gizi yang seimbang.
Di sisi lain, Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Muhammad Agustiawan menyampaikan ucapan selamat perayaan HUT RI ke 81 tahun serta rasa terima kasih atas penghargaan ketahanan pangan yang diberikan oleh Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor.
Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Bapak Bupati Pakpak Bharat. Selanjutnya kami juga menyampaikan ucapan selamat perayaan HUT RI yang ke-81 pada tanggal 17 Agustus tahun 2026.
Berdasarkan dedikasi dan upaya yang telah kami lakukan di Polres Pakpak Bharat, kami memperoleh penghargaan yang diberikan oleh Bapak Bupati. Program tersebut dapat terlaksana berkat perintah dari Presiden melalui Bapak Kapolri dan Kapolda dalam mendukung ketahanan pangan," kata AKBP Muhammad Agustiawan.
Masih menurutnya, pihaknya telah melaksanakan dua program, yaitu di bidang peternakan ayam petelur dan di bidang pertanian, khususnya jagung.
Maka kami juga sedang menunggu panen jagung. Semoga dalam waktu dekat kami tetap dapat mendukung ketahanan pangan di kawasan Pakpak Bharat. Dan semoga untuk ayam petelur, kami juga bisa terus melaksanakannya.
Mungkin kelak kami tambahkan jumlahnya agar dapat kami cakup seluruh kebutuhan telur di wilayah Pakpak Bharat," katanya.
Hal yang serupa juga dilakukan oleh Komandan Batalyon Infanteri 906/Sanalenggam (SG), Letkol Inf. Rachmat Shaleh, yang mendukung ketersediaan pangan bagi pemerintah kabupaten Pakpak Bharat.
"Untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan ketersediaan pangan, khususnya Pemerintah Daerah Kabupaten Pakpak Bharat. Dan juga mempersiapkan lahan," katanya.
Letkol Inf. Rachmat Shaleh menyampaikan bahwa keberhasilan di sektor pangan tidak terlepas dari kontribusi Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pakpak Bharat.
Pertama, pihaknya telah memanen jagung sejumlah 40 ton. Perlu diketahui bahwa semua ini berkat bimbingan dari Bapak Bupati yang memerintahkan jajarannya untuk langsung turun ke lapangan, membantu dan mendampingi dari satuan kami," tambahnya.
Kedua, pihak tersebut juga memiliki kandang bebek dengan jumlah 1.000 ekor, dan setiap hari mampu menghasilkan 650 butir telur.
Ketiga, memiliki 157 ekor ayam petelur yang saat ini hampir 100 persen dari produksi telurnya setiap hari.
Tidak hanya peternakan unggas, Rachmat Shaleh menyampaikan bahwa pihaknya juga memiliki tiga jenis perikanan yaitu lele, nila, dan ikan emas.
Kami juga memiliki sektor perikanan, yang saat ini berkat dukungan dari Pak Bupati, kami memanfaatkan Balai Benih Ikan Kabupaten Pakpak Bharat.
Ikan yang saat ini ada di kolam terdiri dari tiga jenis, yaitu lele, nila, dan emas. Jumlah yang telah kami panen sekitar 20.000 ekor, sedangkan jumlah yang masih berada di kolam sekitar 100.000 ekor," ujarnya.
(Cr9/-medan.com)
Baca berita MEDAN lainnya di Google News
Ikuti pula informasi lainnya melalui Facebook, Instagram, Twitter, dan Channel WA
Berita yang menyebar di Medan