
Ringkasan Berita:
- Dampak Musim Kemarau: Kekeringan yang berkepanjangan menyebabkan 35 kepala keluarga warga Huntara Susweni di Manokwari mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, sehingga mereka harus pergi ke sungai yang berjarak 500 meter untuk mengambilnya.
- Respons Darurat: Kodim 1801/Manokwari mengirimkan satu kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) dari Kemhan untuk mendistribusikan air bersih secara gratis kepada masyarakat.
- Perluasan Cakupan: Selain Huntara Susweni, TNI melakukan pemetaan dan pendistribusian bantuan air secara bergilir ke daerah-daerah lain yang terkena dampak seperti Bumi Marina dan Pasir Putih.
-PAPUA.COM, MANOKWARI - Musim kemarau yang berkepanjangan di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat menyebabkan warga Hunian Sementara (Huntara) Susweni, Distrik Manokwari Timur kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.
Situasi ini segera ditangani oleh komando Kodim 1801/Manokwari dengan mendistribusikan bantuan air menggunakan kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) yang disediakan oleh Kementerian Pertahanan RI.
Kepala Logistik Kodim 1801/Manokwari, Mayor Inf D. Mendrofa, menegaskan tindakan ini merupakan bentuk perhatian TNI terhadap rakyat.
"Ini adalah bagian dari negara yang hadir untuk rakyat. Mobil pemadam kebakaran selain digunakan untuk memadamkan api, kami juga memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga," katanya, Senin (24/8/2026).
Warga yang Mendapat Bantuan Di Tengah Kesulitan
Sekitar 35 kepala keluarga di Huntara Susweni sebelumnya harus mengambil air dari sungai yang berjarak 500 meter menggunakan ember untuk kebutuhan sehari-hari.
Melalui laporan dari Babinsa, Kodim segera bertindak untuk menyediakan pasokan air bersih secara gratis.
Air yang dialirkan terutama dimanfaatkan oleh penduduk untuk mandi dan mencuci.
Kehadiran Kodim direspon dengan antusias karena mengurangi beban masyarakat dalam situasi yang terbatas.
Mendrofa mengatakan, Kodim juga melakukan pemetaan terhadap daerah lain yang berpotensi mengalami krisis pasokan air bersih, seperti Bumi Marina dan Pasir Putih.
Pendistribusian dilakukan secara bergantian sesuai dengan keperluan.
"Kami mohon maaf mungkin tidak dapat memenuhi semua kebutuhan karena hanya memiliki satu unit. Namun, setidaknya bisa membantu mengurangi beban warga," katanya.
Menurut Mendrofa, bantuan tersebut adalah tindakan sementara. Dalam jangka panjang, Kodim berkomitmen bekerja sama dengan pemerintah daerah agar layanan air bersih dapat mencapai lebih banyak masyarakat.
"Kita bekerja sama dengan pemerintah. Wilayah yang belum mendapatkan layanan PDAM atau mengalami keterbatasan air akan kita identifikasi dan berikan pelayanan secara bertahap," katanya.
Ia menegaskan bahwa Kodim 1801/Manokwari akan tetap hadir membantu masyarakat selama musim kemarau.
"Ini adalah bentuk kepedulian murni. Kendaraan pemadam kebakaran kami juga berfungsi untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat," tambahnya.(*)