El Nino Kuat, Api Kecil Bisa Picu Karhutla -->

El Nino Kuat, Api Kecil Bisa Picu Karhutla

25 Agu 2026, Selasa, Agustus 25, 2026
El Nino Kuat, Api Kecil Bisa Picu Karhutla
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menghentikan sementara pembukaan lahan dengan metode pembakaran karena meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan akibat cuaca yang sangat kering.
  • El Nino yang kuat serta Indeks Oscilasi Dinamik (IOD) positif diperkirakan memperparah kondisi kemarau, sehingga sumber api apa pun, termasuk puntung rokok dan obat nyamuk bakar, berisiko memicu kebakaran.
  • Pemerintah mengajak seluruh pihak untuk lebih memperhatikan keselamatan warga dan tidak menjadikan isu pembukaan lahan sebagai bahan politik.

KALTIM.CO - Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menghentikan sementara pembukaan lahan dengan cara membakar setelah meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pengarahan ini diberikan mengingat kondisi cuaca saat ini dianggap sangat berisiko terhadap penyebaran api.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan bahwa kondisi yang sedang dihadapi bukanlah musim kemarau yang biasa.

Keadaan ini semakin memburuk akibat fenomena El Nino yang sedang berlangsung kuat dan diperkirakan berlangsung cukup lama.

El Niño adalah peristiwa iklim yang mampu mengurangi curah hujan di beberapa daerah, sehingga membuat kondisi menjadi lebih kering.

Pada kondisi demikian, lahan dan tanaman yang kering lebih rentan terbakar serta api bisa menyebar dengan cepat.

Meskipun menghargai adat istiadat masyarakat setempat, pemerintah menegaskan bahwa situasi cuaca dan lingkungan saat ini tidak memungkinkan dilakukannya kegiatan pembakaran lahan dalam segala bentuk.

"Tidak ada niat sama sekali untuk mengabaikan atau tidak memperhatikan kearifan lokal. Namun mohon sekali, kondisinya sedang tidak baik-baik saja. Ini bukan musim kemarau biasa, ini El Nino yang sangat kuat," ujar Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni setelah meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan di Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (24/8/2026).

El Nino Diperkirakan Berlangsung Hingga Awal Tahun 2027

Phenomena El Nino telah aktif dan diperkirakan oleh BMKG akan berlangsung hingga awal kuartal pertama tahun 2027 dengan tingkat intensitas yang kuat hingga sangat kuat.

Hal ini juga diperburuk oleh Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada bulan September hingga Desember 2026.

Keadaan ini menyebabkan musim kemarau yang tidak biasa, lebih kering dan lebih lama, serta meningkatkan potensi kekeringan dan kebakaran hutan.

Terhadap kondisi tersebut, pemerintah secara khusus memohon pemahaman masyarakat untuk menunda pembukaan lahan dengan cara dibakar demi kepentingan perkebunan selama cuaca ekstrem terjadi.

"Maka dari itu, mohon pemahamannya dari masyarakat, agar tidak membakar lahan terlebih dahulu sebelum melakukan pembersihan lahan untuk kebun-kebun," katanya.

Api Kecil Juga Dapat Menyebabkan Kebakaran Hutan

Selain membuka lahan dengan skala kebun, pemerintah juga mengingatkan risiko bahaya dari sumber api kecil dalam kehidupan sehari-hari, seperti puntung rokok hingga obat nyamuk bakar, yang mudah memicu kebakaran di area kering.

"Tetapi fakta di lapangan, fakta di lapangan menunjukkan bahwa api sekecil apa pun, bahkan puntung rokok, yang disebut obat nyamuk, apalagi api unggun dan sebagainya sangat berbahaya pada masa sekarang ini," ujar Raja Antoni.

Selain mengimbau kepada masyarakat, pemerintah juga meminta para pejabat dan politisi di daerah agar tidak terlalu mempermasalahkan isu pembersihan lahan secara politik.

Fokus utama saat ini adalah perlindungan masyarakat terhadap dampak negatif kabut asap dan kebakaran hutan.

"Karena tujuan kita sebenarnya sama, kita berharap kebakaran hutan ini tidak menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat kita," katanya.

Pemerintah kembali menegaskan bahwa tindakan pencegahan ini murni berdasarkan pertimbangan keamanan lingkungan dan kesehatan masyarakat, tanpa mengabaikan kearifan lokal.

"Maka dari itu, sekali lagi, hentikan penggunaan isu politik, dan mari ajak masyarakat kita untuk tidak melakukan pembersihan lahan pada masa yang sulit ini," tegasnya.(*)

Artikel ini telah dipublikasikan di news.com dengan judul El Nino Kuat dan Berkepanjangan, Pemerintah Ingatkan Ini Bukan Musim Kemarau Biasa

TerPopuler