
Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pertemuan para guru besar dan penguatan akademik. Kegiatan penting ini diselenggarakan di Hotel Le Polonia Medan, pada hari Kamis (20/8).
Acara dihadiri oleh Direktur Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc yang disambut oleh Rektor UIN Sumatera Utara Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag beserta ketua senat, para dekan, dan puluhan guru besar.
Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag mengucapkan terima kasih atas kedatangan direktur Dewan Eksekutif BAN-PT yang dianggap sangat berkontribusi dalam mendukung dan memantau perkembangan kampus. Ia mengingatkan bahwa proses akreditasi perguruan tinggi berhasil diselesaikan dengan meraih predikat unggul dalam waktu singkat berkat usaha keras seluruh komunitas akademika UIN Sumatera Utara.
Rektor juga menyampaikan prestasi yang luar biasa terkait peningkatan jumlah dosen tetap di UIN Sumatera Utara yang mengalami peningkatan signifikan. Dari 23 orang pada tahun 2023, kini jumlah dosen tetap UIN Sumatera Utara mencapai 71 orang pada tahun 2026.
Forum strategis ini juga menyoroti peningkatan kualitas pendidikan akademik di berbagai fakultas yang ada di lingkungan UIN Sumatera Utara. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) serta fakultas syariah memberikan kontribusi signifikan dalam pencapaian program studi unggulan.
Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag menekankan perlunya peningkatan kualitas pendidikan akademik dosen, dengan mendorong para pengajar yang memiliki gelar magister untuk melanjutkan studi ke jenjang doktoral. Hal ini bertujuan untuk mendukung perubahan dan peningkatan mutu dalam proses pembelajaran.
Rektor mengungkapkan adanya kesempatan bantuan beasiswa bagi mahasiswa yang terkena dampak bencana serta dukungan dana sekitar Rp.100 juta untuk calon doktor yang sedang menyelesaikan disertasinya. Langkah inovatif ini bertujuan untuk mengurangi beban keuangan, sekaligus mendorong para dosen agar segera menyelesaikan studi doktoral mereka.
Selain faktor akreditasi dan kualitas dosen, acara ini juga mengupas kesempatan kerja sama strategis, termasuk keterlibatan dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Keberadaan Lembaga Akreditasi Mandiri Lamgama yang segera mengumumkan program asesor baru menjadi perhatian dalam diskusi tersebut. Para dosen diimbau untuk mendaftar dan memperluas pengalaman lintas kampus.
Di acara ini, UIN Sumatera Utara yakin terus bergerak maju dengan mantap menjadi lembaga pendidikan tinggi Islam yang kompetitif secara global, memiliki integritas tinggi, dan memberikan manfaat luas bagi umat. (dmp)