Gempa NTT: Prabowo Kirim Menteri dan Wamensos Bawa Bantuan Rp 4,5 Miliar -->

Gempa NTT: Prabowo Kirim Menteri dan Wamensos Bawa Bantuan Rp 4,5 Miliar

16 Agu 2026, Minggu, Agustus 16, 2026
   

bengkalispos.com- Pemerintah pusat mengirimkan bantuan logistik sebesar Rp4,518 miliar dan 48 ton beras serta mengirimkan rombongan pejabat tinggi untuk menangani dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8) malam.

Tindakan darurat ini diambil berdasarkan perintah langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat yang terkena dampak dapat dipenuhi dengan cepat dan efisien.

Kelompok tersebut terdiri dari Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono bersama Menko PMK Pratikno, Kepala BNPB Suharyanto, Kepala Basarnas Marsdya TNI Mohamad Syafii, Mendagri Muhammad Tito Karnavian, Menteri PU Dody Hanggodo, Wakil Ketua Komite II DPD RI Angelius Wake Kako, serta Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus yang terbang ke Labuan Bajo menggunakan pesawat Boeing TNI AU dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu (15/8) malam.

Prioritas Pemenuhan Kebutuhan Darurat Para Korban

Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di lapangan bertujuan untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat yang terdampak terpenuhi secara cepat dan tepat. Tindakan tanggap darurat difokuskan pada pemulihan fasilitas dasar serta distribusi logistik.

"Pastinya di sana kita akan mengambil tindakan, sekarang kondisinya darurat, pastinya kita akan mengambil langkah-langkah darurat, apa yang dibutuhkan masyarakat nanti akan segera kita penuhi, mulai dari logistik, kemudian kebutuhan BBM, kebutuhan listrik, kebutuhan sinyal, dan lain-lain," kata Agus Jabo di BaseOps SUMA 1 Lanud Halim Perdanakusuma.

Ia menambahkan, jajaran Kementerian Sosial berupaya memastikan ketersediaan pasokan fisik yang penting bagi para pengungsi di tempat penampungan sementara.

"Sejalan dengan tugas Kementerian Sosial, dalam keadaan darurat tentu kita akan menyediakan kebutuhan darurat, seperti makanan, tenda bagi pengungsi, pakaian, termasuk pakaian ibu dan anak-anak, serta kebutuhan darurat lainnya," tambahnya.

Koordinasi Wilayah dan Pengawasan Jalur Darat Nagekeo

Untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan dengan baik, rombongan pemerintah mengadakan rapat koordinasi bersama pihak provinsi dan pemerintah daerah setempat di Ende pada hari Minggu (16/8), sebelum melanjutkan perjalanan ke lokasi-lokasi yang terdampak.

Salah satu prioritas utama pemerintah adalah Kabupaten Nagekeo yang dilaporkan mengalami kerusakan yang cukup berat akibat gempa bumi.

"Kemungkinan kita akan menggunakan jalur darat dari Ende ke Nagekeo, karena kondisinya cukup buruk, termasuk jika memungkinkan kita akan mengunjungi tempat-tempat lain," ujar Agus Jabo.

Detail Bantuan Logistik senilai Rp4,5 Miliar dan 48 Ton Beras

Sebagai tindakan nyata dalam penanganan, Kementerian Sosial mendistribusikan bantuan beras sebanyak 48 ton guna memastikan ketersediaan pangan masyarakat.

Selain itu, pengiriman bantuan logistik dengan total nilai Rp4.518 miliar dari berbagai gudang penyimpanan telah dilakukan secara bertahap sejak siang hari Sabtu.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan melalui beberapa saluran utama:

- Komunitas Efata Kupang: Mendistribusikan bantuan sebesar Rp1,015 miliar ke Kabupaten Nagekeo, yang terdiri dari velbed, kelengkapan keluarga, tenda gulung, selimut, pakaian dewasa, tenda keluarga, makanan anak, perlengkapan anak, dan tenda multifungsi.

- Gudang Dinsos Provinsi NTT: Mengirimkan bantuan sebesar Rp541,6 juta untuk mendukung penanganan di wilayah Nagekeo, Sikka, Ende, dan Manggarai Timur berupa tenda keluarga, velbed, kasur, serta tenda multifungsi.

- Gudang Pusat Kementerian Sosial (Bekasi): Menangani pengiriman dua paket bantuan dengan nilai hampir Rp3 miliar yang akan dikirimkan ke Dinas Sosial Provinsi NTT dan Sentra Efata Kupang, yang mencakup 6.000 paket makanan siap saji, perlengkapan tenda (gulung, keluarga, serbaguna, induk), kasur, selimut, makanan anak, pakaian, kit shower, serta dua set dapur umum lapangan.(*)

TerPopuler