
LAPORAN: MOHAMAD ROHIM
PR Subang, JOMBANG — Mendekati Muktamar ke-35 NU di Jombang, KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin) mengemukakan gagasan Poros Tengah guna mengurangi perpecahan internal.Konsep ini disajikan sebagai ruang pertemuan bagi seluruh kelompok dalam NU agar organisasi tersebut kembali menitikberatkan pada pelayanan kepada masyarakat setelah Muktamar.
Sebelum penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan berlangsung pada 27 hingga 31 Agustus 2026, wacana rekonsiliasi internal mulai muncul di tengah semakin panasnya dinamika persaingan jabatan di PBNU.
KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin) mengemukakan gagasan "Poros Tengah" sebagai dasar utama untuk memperkuat persatuan dan menghindari perpecahan yang berlarut-larut dalam tubuh jam'iyah.
Baca selengkapnya