
JATENG.COM, MAGELANG - Kelurahan Kramat Selatan di Kota Magelang yang menjadi Kelurahan Binaan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Forum Ramah Difabel (FORDA) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menyelenggarakan program edukasi psikologi untuk para remaja.
Menglibatkan siswa kelas IX SMP Negeri 5 Kota Magelang, Rabu (19/8/2026), kegiatan ini bertujuan untuk membantu siswa mengenal diri sendiri, meningkatkan rasa percaya diri, serta memperkuat prinsip dalam menghadapi pengaruh lingkungan.
Kepala Kelurahan Kramat Selatan, Bayu Saputro, S.H., M.Si dalam pidatinya menyampaikan bahwa pemuda merupakan salah satu kelompok yang perlu mendapatkan perhatian dalam program pelayanan masyarakat.
Menurutnya, pelayanan di lingkungan kelurahan harus terus-menerus diberikan, mulai dari anak-anak hingga lansia.
"Remaja akan menjadi salah satu sasaran dari Posyandu. Layanan di sini mencakup berbagai usia, mulai dari bayi hingga lansia," katanya.
Pada kesempatan itu, Kepala Desa juga memperkenalkan Ruang Kreasi Merah Putih yang merupakan bagian dari Perpustakaan Mawar.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu menjadi tempat bagi masyarakat, khususnya kalangan pemuda, dalam menumbuhkan kreativitas serta memperkuat minat baca.
Pada sesi edukasi, Rama Sayudhia, seorang mahasiswa program studi Psikologi dari Fakultas Psikologi dan Humaniora (FPH) UNIMMA, hadir sebagai narasumber.
Ia menjelaskan berbagai topik yang terkait dengan psikologi remaja, mulai dari metode belajar, rasa percaya diri, prinsip hidup hingga dampak teman sebaya.
Rama menyampaikan bahwa menciptakan pola pikir yang positif merupakan salah satu hal yang penting bagi para remaja.
"Jangan menyatakan tidak mampu sebelum mencoba. Kemampuan dapat berkembang jika kita bersedia belajar dan terus berusaha. Yang utama, kita juga harus menemukan hal-hal baik dalam proses pembelajaran," katanya.
Selanjutnya, Rama membahas pengaruh teman sebaya, yakni kecenderungan seseorang untuk meniru tindakan atau keputusan kelompok.
"Temanku dapat membawa kita ke arah yang baik, tetapi juga bisa mengarahkan kita ke jalan yang berlawanan. Oleh karena itu, kita harus memiliki prinsip agar tidak mudah terpengaruh oleh sesuatu hanya karena orang lain melakukannya," katanya.
Seorang peserta, Mareta, mengatakan ia merasa mendapat pengalaman yang menyenangkan dari pendidikan yang disampaikan.
"Kegiatannya menyenangkan dengan topik yang menarik karena membahas hal-hal yang sering kita alami," katanya.
Melalui kegiatan ini, UNIMMA terus mendorong mahasiswa agar hadir dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Bukan hanya melalui pemahaman yang dimiliki, tetapi juga melalui partisipasi langsung dalam mendukung masyarakat serta menyediakan lingkungan belajar yang sesuai dengan kebutuhan setiap kelompok usia. (*)