KSP Dudung Abdurachman Luncurkan MPLS Sekolah Rakyat Soreang -->

KSP Dudung Abdurachman Luncurkan MPLS Sekolah Rakyat Soreang

6 Agu 2026, Kamis, Agustus 06, 2026
 

bengkalispos.com- Berbeda dengan sekolah umum, Sekolah Rakyat baru saja melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Seperti yang dilakukan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 4 Kabupaten Bandung di Soreang yang baru saja menggelar MPLS pada Rabu (5/8).

Pembukaan MPLS tahun ajaran 2026/2027 dilakukan langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman.

Saat ini, SRT 4 Kabupaten Bandung memiliki 560 siswa. Seluruhnya terdiri dari peserta didik baru serta siswa lama dari Sekolah Rakyat Rintisan.

Dudung Abdurachman menegaskan bahwa SRT 4 Kabupaten Bandung merupakan komitmen nyata pemerintah dalam memastikan seluruh anak bangsa mendapatkan hak pendidikan berkualitas tanpa terkecuali.

Kesiapan fisik dan lingkungan pendidikan di Soreang menunjukkan gambaran yang positif tentang bagaimana kerja sama antarlembaga mampu menciptakan layanan pendidikan yang memadai untuk mengembangkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas.

"Keberadaan SRT 4 Kabupaten Bandung diharapkan dapat menyediakan akses pendidikan yang lebih merata, khususnya bagi anak-anak dari keluarga yang kurang mampu," kata Dudung saat pembukaan MPLS.

Duluh KSAD berharap dengan fasilitas pendidikan yang lengkap dan sistem pembelajaran asrama, SRT tidak hanya meningkatkan mutu pendidikan, tetapi juga membentuk kepribadian, kemandirian, serta kemampuan bersaing generasi muda sebagai bekal menghadapi masa depan.

Diketahui bahwa SRT 4 Kabupaten Bandung dibangun oleh PT Brantas Abipraya (Persero). Keterlibatan perusahaan pelat merah tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pengadaan infrastruktur pendidikan yang layak, modern, dan inklusif.

Kepala Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero), Dian Sovana, menambahkan bahwa penyelesaian pembangunan SRT 4 Kabupaten Bandung merupakan wujud kontribusi perusahaan dalam mendukung program strategis pemerintah di sektor pendidikan.

"Untuk Brantas Abipraya, setiap infrastruktur yang kami bangun harus memberikan manfaat langsung. Sekolah ini diharapkan menjadi tempat belajar yang aman, nyaman, dan bermutu," kata Dian Sovana.

Seluruh sarana pendukung telah siap digunakan. Mulai dari bangunan sekolah di berbagai jenjang, asrama siswa, rusun guru, hingga fasilitas pendukung lainnya. Fasilitas penunjang tersebut meliputi ruang makan, kantin, tempat ibadah, dan gedung serba guna. Keseluruhan persiapan ini bertujuan untuk membentuk lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

SRT 4 Kabupaten Bandung yang memiliki 560 siswa terdaftar. Mereka terbagi menjadi jenjang Sekolah Dasar (SD) sebanyak 56 orang, SMP (229 siswa), dan SMA (275 siswa).

Menurut Dian, pengembangan infrastruktur pendidikan memainkan peran penting dalam menciptakan kesempatan belajar yang merata di berbagai wilayah.

"Pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan suatu bangsa. Dengan membangun infrastruktur yang berkualitas, kami berharap dapat memberikan dampak sosial yang berkelanjutan," ujarnya.

TerPopuler