Lebih dari 718 Ribu Siswa Manfaatkan PIJAR, Telkom Perluas Pendidikan Digital -->

Lebih dari 718 Ribu Siswa Manfaatkan PIJAR, Telkom Perluas Pendidikan Digital

3 Agu 2026, Senin, Agustus 03, 2026

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperkuat perubahan digital dalam pendidikan nasional melalui PIJAR, sebuah platform digital pendidikan yang dibuat untuk mendukung berbagai kebutuhan ekosistem pendidikan.

Selama Semester I Tahun 2026, Telkom melalui PIJAR mendukung berbagai agenda strategis pendidikan yang mencakup penyelenggaraantry outuji kemampuan akademik (TKA), lomba akademik LENTERA 2026, serta perekrutan guru dan tenaga kependidikan.

Selain itu, penilaian digital melalui ujian sekolah berbasis komputer (USBK), asesmen sumatif akhir jenjang (ASAJ), penilaian tengah semester (PTS), dan penilaian akhir semester (PAS). Penerapan ini telah mencakup lebih dari 2.000 sekolah di 33 provinsi dengan jumlah total peserta lebih dari 718.500 orang.

Kerja sama dengan pemerintah daerah, dinas pendidikan, serta satuan pendidikan di berbagai wilayah Indonesia merupakan bagian dari upaya Telkom menyediakan solusi digital untuk sektor pendidikan.

Melaui Pijar, proses pembelajaran, penilaian, dan pemilihan dapat berjalan lebih adil, efisien, jelas, serta mudah diawasi dengan memanfaatkan teknologi digital.

Kepala IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi menekankan bahwa perubahan digital di bidang pendidikan tidak hanya terbatas pada pengadaan teknologi, tetapi juga bagaimana memanfaatkannya untuk menghasilkan dampak nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan.

"Teknologi bukan hanya tentang koneksi, tetapi juga tentang menciptakan dampak. Dengan PIJAR, Telkom berupaya membantu pemerintah dan lembaga pendidikan dalam menjalankan proses pembelajaran, penilaian, hingga pemilihan guru yang lebih efisien, terukur, jujur, dan dapat menjangkau lebih banyak peserta di seluruh Indonesia," kata Faizal, dilaporkan dalam pernyataan tertulis, Senin (3/8).

PIJAR mendukung pelaksanaan TKA dengan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang dan Kabupaten Boalemo sebagai bagian dari persiapan penerapan penilaian berbasis digital.

Solusi try outdigital melalui PIJAR telah dimanfaatkan oleh lebih dari 91.000 siswa yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Pelaksanaantry outmencakup lebih dari 76.000 siswa dari 1.200 sekolah di Kabupaten Karawang, lebih dari 2.100 siswa di Kabupaten Boalemo, serta lebih dari 12.500 siswa dari 500 sekolah dalam Ujian Coba ASAJ di Kota Balikpapan.

PIJAR juga mendukung penyelenggaraan lomba akademik LENTERA 2026 bersama Dinas Pendidikan Kota Semarang melalui sistemcomputer based test(CBT). Penggunaan platform tersebut memudahkan penyelenggaraan proses kompetisi yang lebih efisien, adil, dan terbuka.

Telkom juga mendukung pelaksanaan seleksi perekrutan guru dan tenaga pendidik PJLP bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan yang dilakukan pada Gelombang I dan Gelombang II.

Penggunaan sistem CBT memudahkan proses seleksi yang lebih efisien, adil, dan terbuka, sekaligus mempermudah pengelolaan dan pengawasan hasil seleksi.

Selama Semester I Tahun 2026, Telkom melalui PIJAR juga mendukung pelaksanaan penilaian digital melalui USBK dan ASAJ di Kota Balikpapan yang diikuti oleh lebih dari 23.500 peserta dari 600 sekolah.

Layanan CBT di PIJAR juga digunakan dalam pelaksanaan PTS dan PAS Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026. Platform ini mendukung penyelenggaraan lebih dari 126.000 jadwal ujian yang diikuti oleh lebih dari 619.000 siswa dari 900 sekolah di 33 provinsi. Selama periode 2 Maret hingga 15 Juni 2026, PIJAR memastikan pelaksanaan ujian selama total 627 jam dengan hasil tidak ada downtime.

Di masa depan, Telkom akan terus mengembangkan PIJAR sebagai solusi digital yang fleksibel sesuai dengan kebutuhan dunia pendidikan. Sejalan dengan komitmen Danantara Indonesia dalam memperkuat dasar pengembangan sumber daya manusia Indonesia, Telkom akan terus memberikan inovasi digital yang mendukung proses belajar-mengajar, penilaian, serta penguatan ekosistem pendidikan digital untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan nasional.

TerPopuler