Momentum HUT ke-81 RI Jangan Dijadikan Panggung Politik -->

Momentum HUT ke-81 RI Jangan Dijadikan Panggung Politik

15 Agu 2026, Sabtu, Agustus 15, 2026
 

bengkalispos.com– Mendekati perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2026, masyarakat dihimbau untuk menjaga kondisi tetap tenang serta memperkuat persatuan bangsa. Himbauan ini disampaikan dalam situasi yang sedang beredar informasi terkait rencana peringatan satu tahun kematian pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan pada 28 Agustus 2026.

Masyarakat diharapkan agar tragedi yang menewaskan Affan Kurniawan pada 28 Agustus 2025 tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik tertentu. Ia juga memperingatkan agar momen tersebut tidak dimanipulasi oleh pihak-pihak yang berusaha memicu ketidakstabilan.

"Jangan sampai ada pihak yang berusaha memanfaatkan kematian Affan sebagai alat politik. Oleh karena itu, momen 17 Agustus 2026 jangan sampai dijadikan panggung untuk kepentingan politik sementara, provokasi, atau tujuan dari kelompok-kelompok yang ingin melihat Indonesia dalam keadaan kacau," ujar Aktivis 98 Resolution Network, Wahab Talaohu kepada wartawan, Jumat (14/8).

Menurut Wahab, keluarga Affan menyampaikan keberatan jika kematian almarhum dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk tujuan politik. Ayah Affan, Zulkifli, juga diungkapkan berharap agar tidak ada aktivitas yang bisa memicu perpecahan.

Kelompok, sambung Wahab, lebih berharap masyarakat memberikan ketenangan dan doa untuk almarhum daripada mengadakan kegiatan upacara yang berisiko terpengaruh oleh narasi permusuhan atau ajakan provokatif.

Ia berpendapat, perayaan Hari Kemerdekaan seharusnya menjadi momen untuk memperkuat rasa nasionalisme. Lambang-lambang negara, seperti bendera Merah Putih dan lagu kebangsaan harus dianggap sebagai bagian dari upaya mempererat persatuan.

Ia menegaskan, berbagai tantangan yang masih dihadapi Indonesia tetap bisa diselesaikan melalui jalur demokratis dan penyampaian pendapat secara konstruktif.

"Indonesia memang masih memiliki banyak hal yang perlu diperbaiki, tetapi semuanya harus dipertahankan melalui data, argumen, dan mekanisme demokratis, bukan dengan menciptakan kekacauan," tegasnya.

Mengenai tragedi yang menimpa Affan, menurut Wahab, pemerintah sejak awal telah menunjukkan rasa empati dan komitmen dalam menanggapi isu tersebut. Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh pihak agar tidak memanfaatkan kejadian tersebut sebagai alasan untuk memperburuk kondisi nasional.

Ia menekankan pentingnya mempertahankan semangat perayaan kemerdekaan agar berjalan dengan lancar dan aman. Agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi atau ajakan yang bisa mengancam persatuan.

"Jangan sampai ada pihak yang berusaha memanfaatkan kematian Affan sebagai alat politik. Oleh karena itu, momen 17 Agustus 2026 jangan sampai dijadikan panggung untuk kepentingan politik sementara, provokasi, atau rencana pihak-pihak yang ingin melihat Indonesia dalam keadaan kacau," ujarnya.

TerPopuler