Mukhlis Ramlan Minta KPK Selidiki Penerimaan Mahasiswa di Seluruh Kampus -->

Mukhlis Ramlan Minta KPK Selidiki Penerimaan Mahasiswa di Seluruh Kampus

22 Agu 2026, Sabtu, Agustus 22, 2026

bengkalispos.com- JAKARTA - Pakar hukum dan kebijakan publik Mukhlis Ramlan mengimbau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengungkap dugaan praktik suap dalam penerimaan mahasiswa baru, seperti yang terjadi di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), di institusi pendidikan tinggi lainnya.

Mukhlis menganggap pengungkapan OTT KPK terhadap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq serta beberapa pejabat kampus menunjukkan masih ada celah korupsi dalam sistem penerimaan mahasiswa baru, khususnya di program studi kedokteran.

"Jangan berhenti di Unsoed. KPK perlu melakukan investigasi menyeluruh terhadap seluruh kampus," ujar Mukhlis Ramlan, Jumat (21/8).

Menurut Mukhlis, dugaan tindakan transaksional dalam penerimaan mahasiswa tidak seharusnya dianggap sebagai masalah yang hanya berkaitan dengan satu institusi pendidikan.

Ia mengira pola yang sama berisiko terjadi di universitas lain jika sistem pengawasan tidak diperketat.

Penangkapan Rektor Unsoed menunjukkan bahwa celah korupsi dalam sistem penerimaan mahasiswa baru, khususnya di Fakultas Kedokteran yang memiliki biaya tinggi, masih sangat terbuka.

Mukhlis mengajukan permintaan kepada KPK bersama dengan kementerian yang relevan untuk melakukan pemeriksaan dan penilaian terhadap prosedur penerimaan mahasiswa, khususnya jalur mandiri yang menurutnya memerlukan pengawasan yang lebih ketat.

Ia menekankan pentingnya kejelasan dalam penetapan kuota, prosedur pemilihan, hingga pengelolaan dana yang terkait dengan penerimaan mahasiswa.

"Diduga adanya pola pengarahan dan komersialisasi kuota pendidikan yang tidak hanya terjadi di satu perguruan tinggi," katanya.

Menurut Mukhlis, kasus Unsoed perlu dijadikan kesempatan untuk memperbaiki sistem penerimaan mahasiswa nasional.

"Universitas perlu menjadi tempat yang menitikberatkan pada kualitas, bukan sebagai tempat menjual peluang pendidikan," katanya.

KPK sebelumnya melakukan penangkapan tindak pidana korupsi di lingkungan Unsoed, Purwokerto, Jawa Tengah, pada hari Kamis (20/8/2026). Sebanyak 14 orang ditahan, yaitu 12 orang di Purwokerto dan dua lainnya di Jakarta.

Kepala Biro Komunikasi KPK Budi Prasetyo menyatakan bahwa operasi tangkap tangan tersebut terkait dengan dugaan penerimaan uang dalam proses penerimaan mahasiswa baru.

"Ada sejumlah dana senilai ratusan juta rupiah agar bisa menjadi mahasiswa di Fakultas Kedokteran," kata Budi.(kkp/jpnn)

TerPopuler