
Ringkasan Berita:
- TNI AU siap mengukir sejarah dengan pendaratan pertama pesawat CN-235 di Pulau Numfor dalam perayaan HUT ke-81 RI.
- Selain mendukung pelaksanaan upacara dan Paskibra bersama kapal perang TNI AL, pendaratan ini direncanakan oleh Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra, agar dapat membuka akses penerbangan komersial guna meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
- Persiapan tempat saat ini telah mencapai 80 persen.
-PAPUATENGAH.COM, BIAK NUMFOR –TNI Angkatan Udara (AU) siap menciptakan sejarah baru dengan pendaratan pertama pesawat militer di Pulau Numfor, Kabupaten Biak Numfor, Papua, dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Pendaratan sejarah ini merupakan bagian dari dukungan armada udara dalam mendukung pergerakan pasukan, peserta upacara, serta tamu undangan menuju pusat perayaan HUT RI di pulau paling ujung.
Kepala Daerah Biak Numfor, Markus Mansnembra, menyatakan bahwa persiapan teknis dan fasilitas penyelenggaraan upacara di Pulau Numfor saat ini telah mencapai 80 persen.
Menurut Markus, keberhasilan pendaratan pertama ini diharapkan mampu menciptakan koneksi penerbangan sipil yang berkelanjutan di masa depan.
"Peristiwa ini akan menjadi sejarah yang istimewa bagi masyarakat Pulau Numfor dan membuka kesempatan besar bagi masuknya maskapai penerbangan komersial setelah Hari Ulang Tahun Republik Indonesia," katanya di Biak, Minggu (9/6/2026).
Di sisi lain, Pangkoopsud III, Marsda TNI Azhar Aditama Djojosugito, menyampaikan bahwa pihaknya mengirimkan pesawat CN-235 dari Skadron Udara 27 Biak Numfor guna melaksanakan misi penerbangan tersebut.
"Landasan udara di Pulau Numfor memiliki ukuran yang seimbang serta ketahanan tanah yang sangat memadai untuk mendaratkan pesawat CN-235," kata Azhar.
TNI AU juga mengirimkan Satuan Korps Musik untuk memimpin jalannya korps pengiring upacara bendera. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) yang terdiri dari Kelompok 17, 8, dan 45.
"Saat ini mereka sudah berada di lokasi untuk mematangkan latihan bersama," kata Azhar.
Selain penerbangan TNI AU, lanjut Azhar, TNI AL juga menyiagakan kapal perang guna memfasilitasi kelancaran transportasi laut bagi ribuan peserta dan warga yang menghadiri peringatan detik-detik Proklamasi.
Tindakan kerja sama ini diharapkan tidak hanya berhasil dalam pelaksanaan upacara bendera, tetapi juga menjadi pemicu baru dalam mendorong perkembangan ekonomi dan mempermudah akses warga di Pulau Numfor.
Perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia di Biak Numfor juga diramaikan oleh berbagai rangkaian kegiatan, seperti lomba jalan sehat yang melibatkan berbagai tingkat pendidikan, karnaval PAUD hingga umum, serta pawai budaya setempat. (*)