
Oleh: Dewanto Samodro
Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UPNVJ
Media sosial sempat mengalami kegaduhan terkait identitas anak yang tiba-tiba muncul dalam daftar sekolah tertentu berdasarkan Data Pokok Pendidikan Indonesia (Dapodik), meskipun anak tersebut belum memasuki dunia pendidikan. Permasalahan ini dimulai dari seorang orang tua yang mengecek data anaknya di Dapodik dan menemukan bahwa anaknya terdaftar di sebuah sekolah. Utas tersebut menjadi viral dan mendorong orang tua lain untuk melakukan pengecekan serupa. Akibatnya, banyak anak yang belum masuk sekolah ternyata sudah tercatat di PAUD tertentu.
Ternyata, sekolah yang memasukkan nama anak yang belum masuk sekolah dikendalikan oleh orang-orang yang tinggal dekat rumah anak tersebut, seperti tetangga, ketua rukun tetangga (RT), atau anggota posyandu. Mereka mengira data anak mereka "dibawa" lalu didaftarkan ke sekolah yang mereka kelola.
Baca selengkapnya