
Ringkasan Berita:
- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, memberitahukan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa banyak korban gempa Flores memiliki hutang di bank maupun koperasi.
- Mendengar laporan tersebut, Prabowo meminta para rentenir yang menagih utang kepada korban gempa untuk datang menemuinya.
- Profil dan harta kekayaan Emanuel Melkiades Laka Lena.
NEWS.COM -Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena memberitahukan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa banyak korban gempa Flores memiliki hutang di bank maupun koperasi.
Menurut Melkiades, keadaan ini semakin mengkhawatirkan karena sejumlah korban dikabarkan mulai ditegur oleh pihak rentenir yang berkedok koperasi karena belum mampu membayar utang mereka.
Hal ini diungkapkan oleh Melkiades dalam rapat koordinasi penanggulangan gempa Flores bersama Prabowo di Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada hari Rabu (26/8/2026).
"Banyak orang di NTT meminjam uang tidak hanya dari perbankan tetapi juga dari koperasi-koperasi," kata Gubernur NTT, dilaporkan dariKompas.com.
"Saya mendapatkan informasi bahwa beberapa koperasi harian telah mengejar korban-korban ini untuk membayar. Nah, ini memang banyak juga koperasi lain yang melakukan hal serupa," lanjutnya.
Setelah mendengar laporan tersebut, Prabowo mengundang para pihak yang menagih utang kepada korban gempa untuk bertemu dengannya.
"Kalau nanti, suruh (rentenir) menghadap saya mintanya. Siap. Itu rentenir-rentenir suruh menghadap," kata Prabowo sambil tersenyum.
Namun, Prabowo menegaskan bahwa sebelum bertemu dengannya, para peminjam uang diwajibkan terlebih dahulu berjumpa dengan Kapolda dan Pangdam.
"Tapi sebelum bertemu saya, silakan menghadap Kapolda dan Pangdam. Jadi, ada apa? nanti saya tunggu media keluar dulu," katanya.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), guna memimpin rapat koordinasi terkait penanggulangan gempa Flores. Selama kunjungan tersebut, Prabowo juga melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi masyarakat yang terkena dampak gempa.
Lalu, bagaimana wajah Emanuel Melkiades Laka Lena?
Profil Emanuel Melkiades Laka Lena
Melkiades Laka Lena memiliki nama lengkap beserta gelar yaitu Apt. Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si.
Ia dilahirkan di Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada tanggal 10 Desember 1976.
Di kehidupan pribadinya, Melki menikah dengan Mindriyati Astiningsih dan memiliki seorang putri.
Melkiades menyelesaikan pendidikan dasarnya di SDK Don Bosko Kupang (1989), sekolah menengah pertama di SMP Seminar Kisol (1990), serta sekolah menengah atas di SMA Katolik Ndao Ende (1992).
Ia juga tercatat pernah menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Farmasi Kupang.
Melkiades melanjutkan studi sarjana di jurusan Farmasi di Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.
Tidak sampai di situ, ia telah menyelesaikan pendidikan Profesi dalam bidang Farmasi di Universitas Sanata Dharma pada tahun 2002.
Ayah dari anak ini memulai karier profesionalnya sebagai anggota Tim Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (2005-2009).
Selain itu, ia pernah bekerja sebagai Konsultan di Puri Consulting Energi Jakarta dan GSM Konsep.
Melkiades kemudian memasuki dunia politik dengan menjabat sebagai Staf Ahli Ketua Fraksi Golkar DPR RI (2012-2013).
Ia pernah menjabat sebagai Staf Khusus Ketua DPR RI (2014-2018)
Pada tahun 2019, Melkiades menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IX DPR RI. Pada masa yang sama, ia juga diberikan tanggung jawab sebagai Deputi Kerja Sama Satgas Covid-19 DPR RI.
Salah satu prestasi yang menonjol adalah ketika ia menjabat sebagai Ketua Panitia Kerja (Panja) RUU Kesehatan yang akhirnya ditetapkan menjadi Undang-Undang Kesehatan.
Dalam sektor kesehatan, Melkiades berperan dalam memajukan pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat dr. Ben Mboi di Kota Kupang, enam rumah sakit pratama di NTT, serta pembangunan dan perbaikan lebih dari 50 puskesmas prototipe dan ratusan Pustu.
Ia juga berjuang untuk program vaksinasi Covid-19 yang gratis bagi sekitar 200.000 warga NTT.
Selain bidang kesehatan, Melkiades juga berupaya membangun Balai Latihan Kerja (BLK) berstandar nasional di Kota Kupang.
Ia juga menyediakan berbagai bentuk bantuan, termasuk dukungan untuk 261 kelompok usaha (TKM), program padat karya bagi 37 kelompok masyarakat, serta bantuan perbaikan 168 rumah yang tidak layak huni.
Selain itu, ia juga berperan dalam memudahkan partisipasi BPJS Ketenagakerjaan bagi puluhan ribu warga di NTT.
Selama menjabat di kursi Senayan, Melkiades juga ditunjuk sebagai Ketua Panitia Kerja Tata Kelola Obat dan Alat Kesehatan DPR RI (2021-2022) serta Inisiator Kaukus Tuberkolosis DPR RI (2024).
Selain menjalankan tanggung jawab di dalam negeri, Melkiades juga aktif mewakili DPR RI dalam berbagai kegiatan internasional di berbagai negara.
Pada tanggal 16–18 Maret 2023, dia mewakili DPR RI dalam Pertemuan Tingkat Tinggi TB Asia dan Pasifik yang diselenggarakan di Delhi dan Varanasi, India.
Berikut adalah beberapa variasi parafraze dari teks tersebut: 1. Pada tanggal 26 hingga 28 April 2023, Melkiades kembali mewakili DPR RI dalam Konferensi Global Anggota Parlemen mengenai Kependudukan dan Pembangunan yang bertujuan menuju KTT G7 Hiroshima 2023 di Tokyo, Jepang. 2. Dalam rangkaian acara KTT G7 Hiroshima 2023 di Tokyo, Jepang, Melkiades hadir sebagai perwakilan DPR RI pada Konferensi Global Anggota Parlemen tentang Kependudukan dan Pembangunan pada periode 26–28 April 2023. 3. Pada 26–28 April 2023, Melkiades kembali berpartisipasi dalam Konferensi Global Anggota Parlemen mengenai Kependudukan dan Pembangunan yang menjadi bagian dari persiapan KTT G7 Hiroshima 2023 di Tokyo, Jepang, dengan mewakili DPR RI. 4. Tanggal 26 hingga 28 April 2023, Melkiades mewakili DPR RI dalam Konferensi Global Anggota Parlemen tentang Kependudukan dan Pembangunan yang diselenggarakan sebagai bagian dari persiapan KTT G7 Hiroshima 2023 di Tokyo, Jepang. 5. Pada bulan April 2023, tepatnya pada 26–28, Melkiades kembali mewakili DPR RI dalam Konferensi Global Anggota Parlemen mengenai Kependudukan dan Pembangunan yang berkaitan dengan KTT G7 Hiroshima 2023 di Tokyo, Jepang.
Ia juga diangkat sebagai Ketua Delegasi DPR RI dalam beberapa kunjungan kerja ke berbagai negara, seperti Ekuador, Italia, Amerika Serikat, Republik Ceko, Jepang, dan Korea Selatan.
Selain itu, Melkiades menghadiri Konferensi Asosiasi Ekonomi Kesehatan Internasional (IHEA) ke-15 yang berlangsung di Cape Town, Afrika Selatan, pada 22–23 September 2023 sebagai perwakilan dari DPR RI.
Pada Pemilihan Kepala Daerah 2024, Melkiades terpilih menjadi Gubernur NTT, bersama Johanis Asadoma yang menjabat sebagai Wakil Gubernur NTT.
Laki-laki berusia 49 tahun dikenal aktif dalam kegiatan organisasi.
Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (2015-2016), Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP Partai Golkar (2015-2016), Ketua DPD I Partai Golkar NTT (2017–sekarang), serta Ketua PPK Kosgoro 1957 (2017–2020).
Berkat komitmennya, Melku memperoleh berbagai penghargaan.
Di antaranya penghargaan Tokoh Peduli Daerah dari Teropong Parlemen Senayan pada tahun 2020, penghargaan sebagai pembicara dalam diskusi publik oleh Ikatan Mahasiswa Sumba se-Jabodetabek pada 2022, serta apresiasi atas prestasi KTA terbaik dari Partai Golkar pada 2022.
Ia juga menerima penghargaan dari Partai Golkar karena kontribusinya dalam memenangkan pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin dalam Pemilihan Presiden 2019.
Riwayat Pendidikan:
- SDK Don Bosco 1989
- SMP Seminar Kisol 1990
- Sekolah Menengah Atas Katolik Ndao Ende 1992
- Sekolah Menengah Farmasi Kupang 1995
- Lulusan Farmasi dari Universitas Sanata Dharma, Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2001
- Profesi Farmasi Universitas Sanata Dharma, Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2002
Riwayat Pekerjaan:
- Tim Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral 2005 – 2009
- Konsultan Perusahaan Puri Consulting Energi Jakarta tahun 2005 hingga 2010
- Konsultan GSM Konsep 2010-2016
- Staf Ahli Ketua Fraksi Golkar DPR RI 2012-2013
- Staf Ahli Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI 2012-2013
- Staf Khusus Ketua DPR RI 2014-2018
- Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Periode 2019-2024
- Wakil Kerja Sama Satuan Tugas Covid-19 DPR RI 2019-2024
- Ketua Panitia Kerja Tata Kelola Obat dan Alat Kesehatan DPR RI 2021-2022
- Ketua Komite Kerja Undang-Undang Kesehatan DPR RI 2023
- Pembuat Inisiatif Komite Tuberkulosis DPR RI 2024
Pengalaman Organisasi:
- Sekretaris Umum PP PMKRI 2002 – 2004
- Pengumum Pemuda Partai NASDEM Tahun 2010
- Pengurus Pusat Forum Komunikasi Alumni PMKRI 2010-Sekarang
- Anggota Divisi Advokasi GP Farmasi 2011
- Ketua Umum Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar 2015-2016
- Ketua Departemen Pemuda dan Olahraga DPP Partai Golkar periode 2015-2016
- Ketua DPD I Partai Golkar NTT 2017 hingga sekarang
- Ketua PPK Kosgoro 1957, tahun 2017 hingga 2020
- Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Komunikasi dan Informasi Penggalangan Pendapat PPK Kosgoro 1957, 2021–sekarang
Harta Kekayaan
Melkiades Laka Lena tercatat memiliki kekayaan total sebesar Rp11.973.867.094 atau sekitar Rp11,9 miliar.
Asetnya tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diajukan terakhir kali pada 3 Oktober 2025.
Jumlah harta terbesar berasal dari kas dan setara kas senilai Rp7.911.824.055 atau sekitar Rp7,9 miliar.
Sumber harta terbesar kedua milik mantan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI berasal dari lima aset tanah dan bangunan yang bernilai Rp4,3 miliar.
Namun demikian, dia memiliki hutang sebesar Rp2,6 miliar.
Berikut adalah daftar lengkap detail harta kekayaan Emanuel Melkiades Laka Lena:
A. TANAH DAN KONSTRUKSI Rp. 4.364.956.000
1. Tanah dan bangunan seluas 128 m2/102 m2 terletak di KAB / KOTA TANGERANG, hasil sendiri dengan harga Rp. 987.750.000
2. Tanah dan Bangunan Seluas 33 m2/28 m2 di Wilayah Kota Jakarta Pusat, Harga Sendiri Rp. 545.126.000
3. Tanah dan bangunan seluas 96 m2/52 m2 terletak di KAB / KOTA KOTA JAKARTA BARAT, hasil sendiri sebesar Rp. 632.080.000
4. Tanah dan bangunan seluas 30.000 m2/20 m2 di KAB / KOTA SUBANG, hasil sendiri sebesar Rp. 900.000.000
5. Tanah dan bangunan seluas 128 m2/102 m2 terletak di Kabupaten/Kota Tangerang, hasil pribadi sebesar Rp. 1.300.000.000
B. ALAT ANGKUT DAN MESIN Rp. 1.385.500.000
1. Sepeda motor, Honda Beat tahun 2016, buatan sendiri Rp. 3.500.000
2. Kendaraan, Toyota Fortuner Tahun 2019, Hasil Sendiri Rp. 340.000.000
3. Kendaraan, Toyota Alphard Tahun 2020, Hasil Produksi Sendiri Rp. 798.000.000
4. Mobil, Toyota Sienta Sienta 1.5 Q CTV (NSP170-MWYUKD) Tahun 2022, Hasil Produksi Sendiri Rp. 244.000.000
C. Aset Lainnya Sebesar Rp. 365.000.000
D. SERTIFIKAT HARGA Rp. 546.587.039
E. Kas dan Setara Kas Rp. 7.911.824.055
F. HARTA LAINNYA Rp. ----
Sub Total Rp. 14.573.867.094
III. HUTANG Rp. 2.600.000.000
IV. JUMLAH KEKAYAAN (II-III) Rp. 11.973.867.094
(news.com/Falza) (Kompas.com/Seraphinus Sandi Hayon Jehadu)