/data/photo/2025/08/03/688f7f3e5944f.jpeg)
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo Subianto menghadiri pertemuan penanganian kebakaran hutan di Palembang dan mendorong pemanfaatan berbagai metode pemadaman api.
- Kepala Polisi Republik Indonesia menyampaikan inovasi bahan pemadam api yang terbuat dari singkong dalam bentuk gel, yang dianggap efektif dan diminta oleh Presiden untuk diproduksi dalam jumlah besar.
- Selain inovasi gel singkong, Presiden meminta uji coba Tim Alpha TNI serta analisis bahan kimia pemadam oleh BNPB dan BRIN.
SUMSEL.COM, PALEMBANG -- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengupas berbagai pilihan dalam upaya memadamkan api terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat memimpin rapat penanganan karhutla di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (24/8/2026).
Pada rapat tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan adanya inovasi bahan pemadam yang terbuat dari umbi atau singkong yang bisa digunakan untuk memadamkan api dalam skala kecil.
Mendengar hal itu, Presiden Prabowo menginginkan inovasi tersebut dikembangkan dan diproduksi dalam skala besar sebagai salah satu pilihan dalam mengatasi kebakaran hutan.
"Sangat menarik. Bahan baku dari singkong. Coba diproduksi dalam jumlah besar. Ajukan anggaran untuk produksinya. Kita lakukan segala upaya. Artinya kita membuat bom singkong," kata Prabowo.
Selain pengembangan inovasi bahan pemadam yang berbahan dasar singkong, Presiden Prabowo juga meminta Panglima TNI untuk menguji kemampuan Tim Alpha dalam membantu penanggulangan kebakaran hutan di Sumatra Selatan.
Berbagai bentuk dukungan dan cara penanggulangan kebakaran hutan akan terus di evaluasi agar upaya pemadaman bisa dilakukan dengan cepat, efisien, dan menyeluruh dengan memanfaatkan seluruh sumber daya serta teknologi yang ada.
Prabowo juga mengajukan kepada BNPB dan BRIN untuk meninjau kemungkinan penggunaan bahan kimia atau bahan tertentu yang mampu digunakan dalam memadamkan api atau menghambat penyebarannya secara lebih efisien.
Bahan ini diharapkan bisa digunakan dalam bentuk semprotan atau metode lain yang lebih mudah.
Di sisi lain, Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru menyampaikan bahwa Presiden memberikan apresiasi terhadap penyampaian Kapolri mengenai inovasi bahan pemadam yang berbahan dasar singkong, yang sebelumnya telah ditemukan dan digunakan dalam skala kecil untuk membantu memadamkan api.
"Presiden mengapresiasi penyampaian dari Kapolri terkait hasil temuan Babinsa serta Bhabinkamtibmas yang pernah digunakan untuk memadamkan api agar produksinya ditingkatkan," ujar Deru.
Menurutnya, inovasi tersebut berupa pengubahan singkong menjadi bahan pemadam dalam bentuk gel atau jeli yang cara penggunaannya mirip dengan alat pemadam api ringan (APAR).
Ini mengubah singkong menjadi alat pemadam yang mirip dengan APAR, tetapi berbentuk gel atau jeli. Nah, Bapak Presiden telah menyampaikan agar produksinya ditingkatkan oleh TNI tadi," katanya.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News
Ikuti dan daftar di saluran WhatsApp Sumsel.com