Tata Kelola Perusahaan BUMN Diminta Diperbaiki oleh Prabowo -->

Tata Kelola Perusahaan BUMN Diminta Diperbaiki oleh Prabowo

10 Agu 2026, Senin, Agustus 10, 2026

bengkalispos.com.CO.ID - JAKARTA.Presiden Prabowo Subianto mengundang beberapa pejabat tinggi BUMN di rumahnya di Hambalang, Minggu (9/8/2026).

Pada pertemuan tersebut, Presiden memberikan petunjuk mengenai perbaikan tata kelola perusahaan milik negara. Kepala Negara memerintahkan pengurangan struktur organisasi serta anak dan cucu perusahaan di Pertamina, PLN, dan BUMN lainnya.

“Pada pertemuan itu, Presiden Prabowo juga memerintahkan pengurangan struktur dan anak perusahaan di Pertamina, PLN, serta BUMN lainnya,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam pernyataan resminya, Senin (10/8/2026).

Tujuan dari penyederhanaan struktur adalah membentuk BUMN yang lebih gesit dan efektif. Dengan adanya rantai birokrasi yang lebih pendek, diharapkan proses pengambilan keputusan dapat berjalan lebih cepat sambil tetap mempertahankan efisiensi perusahaan milik negara.

"Pemangkasan bertujuan agar pengambilan keputusan lebih cepat, produktivitas meningkat, dan efisiensi seluruh BUMN tetap terjaga," ujar Teddy.

Selain itu, Prabowo juga menerima laporan mengenai perkembangan Program B50 atau biodiesel 50 persen serta kesiapan infrastruktur menuju penerapan aturan bioetanol. Laporan tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon A. Mantiri.

Teddy menyampaikan bahwa Simon melaporkan perkembangan penerapan B50 yang telah diperkenalkan oleh Presiden Prabowo pada Juli lalu. Program ini merupakan salah satu langkah pemerintah dalam memperkuat kemandirian dan ketahanan energi nasional dengan meningkatkan penggunaan sumber energi lokal.

"Kepala Direksi Pertamina melaporkan perkembangan Program B50 (Biodiesel 50%) yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo pada bulan Juli lalu serta kesiapan infrastruktur dalam tahapan persiapan wajib bioetanol oleh Pemerintah," katanya.

TerPopuler