bengkalispos.com- Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara ziarah nasional dan renungan suci dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta, pada hari Minggu (16/8) malam.
Perayaan yang penuh dengan rasa hormat menjelang momen peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia diselenggarakan sebagai wujud penghargaan tertinggi terhadap jasa-jasa para pahlawan bangsa.
Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 23.45 WIB mengenakan pakaian jas dan peci berwarna hitam serta dasi biru. Kedatangan pemimpin negara ini disambut langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.
Penghormatan Suku di Monumen Pahlawan
Rangkaian tradisi tahunan ini dimulai dengan pemasangan karangan bunga oleh Presiden Prabowo di Tugu TMPNU Kalibata. Setelah kegiatan tersebut, Presiden memimpin momen diam seribu bahasa bersama seluruh peserta upacara.
Mari kita merendahkan kepala kita, mengingat jasa dan semangat para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan serta martabat bangsa Indonesia. Diam seribu bahasa dimulai," kata Presiden Prabowo di tempat upacara.
Setelah mengheningkan cipta, Kepala Negara beserta seluruh peserta upacara memberikan penghormatan resmi kepada arwah para pahlawan.
Hadiri oleh Pejabat Tinggi Negara dan Komponen TNI-Polri
Acara yang berlangsung dengan penuh rasa hormat ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan MPR RI, DPR RI, DPD RI, menteri dan wakil menteri, pimpinan lembaga pemerintah, anggota TNI dan Polri, serta keluarga para pahlawan.
Acara malam ini dipimpin oleh Komandan Pasukan Kombes Pol Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, dengan Perwira Upacara Kasgartap I/Jakarta Brigjen TNI Fitriana Nur Heru Wibawa. Keseluruhan rangkaian acara berakhir ketika Presiden Prabowo meninggalkan kompleks TMPNU Kalibata.
Sebagai informasi, TMPNU Kalibata yang berada di atas lahan sekitar 23 hektare merupakan tempat peristirahatan akhir bagi lebih dari 10.000 pahlawan dan pejuang bangsa.
Beberapa tokoh penting nasional dikebumikan di kawasan ini, termasuk Presiden ke-3 RI B.J. Habibie, Wakil Presiden ke-3 RI Adam Malik, Perdana Menteri pertama Sutan Sjahrir, Menteri Luar Negeri ke-3 Agus Salim, Jenderal Ahmad Yani, serta para veteran pejuang Revolusi Nasional RI.