Ubah Penelitian Jadi Solusi: Pascasarjana IAIN Pontianak dan UIN Walisongo Gelar Diseminasi -->

Ubah Penelitian Jadi Solusi: Pascasarjana IAIN Pontianak dan UIN Walisongo Gelar Diseminasi

3 Agu 2026, Senin, Agustus 03, 2026
Ubah Penelitian Jadi Solusi: Pascasarjana IAIN Pontianak dan UIN Walisongo Gelar Diseminasi

JATENG.COM, PONTIANAK— Tulisan ilmiah tidak boleh hanya menjadi tumpukan buku di rak perpustakaan.

Perguruan tinggi diharapkan mampu menyajikan penelitian-penelitian yang bersifat transformatif, yang dapat mengatasi masalah nyata dalam masyarakat serta memberikan dampak yang berkelanjutan.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Guru Besar UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Syamsul Ma’arif, M.Ag., saat menjadi narasumber utama dalam kegiatan "Academic Writing dan Diseminasi Penelitian" di Gedung Pascasarjana IAIN Pontianak, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan strategis ini dihasilkan dari kerja sama antara Program Pascasarjana IAIN Pontianak dan Tim Peneliti Mora Air Fund UIN Walisongo Semarang.

Akselerasi Publikasi Bereputasi Internasional

Wakil Direktur Pascasarjana IAIN Pontianak, Dr. Syamsul Kurniawan, dalam pidatinya menyampaikan bahwa kegiatan ini dibuat sebagai upaya percepatan untuk meningkatkan jumlah dan mutu publikasi ilmiah dari mahasiswa.

"Kegiatan ini diharapkan dapat membangkitkan semangat seluruh komunitas akademik di Pascasarjana IAIN Pontianak agar lebih giat menghasilkan publikasi penelitian yang memiliki reputasi internasional," ujar Dr. Syamsul Kurniawan.

Menanggapi hal tersebut, Prof. Syamsul Ma’arif menegaskan bahwa metodologi yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah belum cukup jika penelitian yang dilakukan tidak terkait dengan masalah nyata di lapangan.

"Penelitian harus didasarkan pada masalah dan memberikan dampak yang berkelanjutan. Hasil penelitian tidak boleh hanya terbatas pada kepatuhan administratif," kata Prof. Syamsul di hadapan peserta.

Penelitian Nyata: Rekonstruksi Cerita Rakyat sebagai Upaya Mengurangi Intoleransi

Sebagai contoh penelitian terapan, Prof. Syamsul menjelaskan penelitiannya yang sedang dikembangkan mengenai "Rekonstruksi Cerita Rakyat sebagai Upaya Mengurangi Intoleransi pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI)".

Menurutnya, hasil dari penelitian semacam ini tidak boleh hanya berhenti pada tulisan jurnal ilmiah, tetapi harus segera diterapkan untuk menjaga keseimbangan sosial di tingkat masyarakat bawah.

"Mitos masyarakat menjadi alat yang efektif untuk membangkitkan empati sosial pada anak-anak. Pendekatan ini membantu mengembangkan kesadaran diri sejak dini," katanya.

Selanjutnya, ia menekankan pentingnya para peneliti untuk selalu jujur dan bijaksana dalam menyampaikan hasil penelitian.

Isu yang diangkat perlu menyampaikan cerita yang positif berdasarkan fakta yang objektif, serta mengandung nilai etika umum sebagai dasar dalam membentuk generasi muda yang sopan dan berbudaya.

Sejalan dengan hal tersebut, anggota tim peneliti, Dr. Citra Rizky Lestari, M.Pd., menambahkan bahwa sebuah penelitian yang berkualitas perlu mampu memengaruhi aturan, memberikan kontribusi dalam menyelesaikan masalah, serta dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat umum.

Menginspirasi Generasi Peneliti Muda

Semangat yang besar terlihat dari peserta yang mengikuti kegiatan ini.

Seorang mahasiswa IAIN Pontianak, Syarifah Sajila, mengungkapkan bahwa ia memperoleh perspektif baru mengenai arti pentingnya keberlanjutan penelitian.

Pengalaman itu bahkan memotivasi dia untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan doktoral.

"Penelitian saya sebelumnya saat menempuh S2 berfokus pada bidang ekoteologi. Melalui kegiatan ini, saya memperoleh banyak masukan dan inspirasi bernilai, terutama mengenai manfaat, keberlanjutan, serta strategi publikasi di jurnal yang memiliki reputasi baik. Sekarang saya semakin yakin untuk melanjutkan studi doktoral dan menghasilkan penelitian yang memberikan solusi bagi masyarakat," ujar Syarifah dengan penuh harapan.

Melalui kegiatan penyebaran informasi ini, Kementerian Agama Republik Indonesia bekerja sama dengan LPDP melalui skema penelitian MoRa The Air Funds terus mendorong akademisi dan para peneliti untuk memanfaatkan fasilitas penelitian secara maksimal.

Diharapkan, di masa depan muncul semakin banyak karya ilmiah yang tidak hanya akurat secara metode, tetapi juga memberikan jawaban nyata untuk kemajuan bangsa.

TerPopuler