
-MEDAN.com, MEDAN- Teriakan semangat yang terdengar lantang, langkah kaki yang serentak, serta wajah-wajah penuh antusias menjadi pemandangan para siswa Sekolah Rakyat. Mereka menyambut Wali Kota Medan Rico Waas saat berkunjung ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Jalan Flamboyan II, Kecamatan Medan Tuntungan, pada Rabu (5/8).
Kunjungan tersebut dilakukan guna mengamati langsung sarana dan prasarana sekolah serta proses penyesuaian siswa setelah menyelesaikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Rico mengakui rasa bangga melihat kemajuan para siswanya yang dinilainya mampu beradaptasi dengan cepat meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda. Baginya, semangat dan kekompakan yang ditunjukkan menjadi bekal penting untuk meraih masa depan yang lebih cerah.
"Anak-anak sangat antusias dan bersatu. Sekarang mereka sudah berani memiliki impian menjadi tentara, polisi, hakim, hingga pengusaha. Perjuangkan mimpi sejauh-jauhnya dan jadilah kebanggaan keluarga," kata Rico.
Ditemani sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rico menegaskan bahwa Sekolah Rakyat adalah program nasional yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto, dengan tujuan memberikan akses pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Menurutnya, program ini diharapkan mampu memutus siklus kemiskinan dengan meningkatkan kualitas pendidikan serta membentuk kepribadian generasi muda.
Ia juga menyampaikan pesan kepada para guru untuk mendidik siswa dengan penuh perhatian, kesabaran, serta semangat kekeluargaan agar mereka mampu berkembang menjadi individu yang percaya diri dan kompetitif.
Di sisi lain, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 2, Syahrial Saputra, menyampaikan bahwa sekolah yang ia pimpin kini berfungsi sebagai pusat pendidikan terpadu untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Sekolah ini memiliki berbagai fasilitas pendukung, mulai dari asrama, aula, masjid, lapangan olahraga, hingga sarana belajar lainnya yang bertujuan untuk mendukung proses pembelajaran secara menyeluruh.
Syahrial mengungkapkan, saat ini terdapat 470 siswa yang sedang mengikuti program Bakti Taruna 2026 yang bertujuan untuk membentuk kepribadian dan disiplin. Setelah itu, para siswa akan memasuki tahap matrikulasi sebagai langkah penilaian kemampuan belajar sebelum memulai kegiatan pembelajaran secara utuh.(dyk/-Medan.com)